Menajiskan Tofet

2 Raja-raja 23:10

Pembaruan Besar

Yosia juga menajiskan Tofet yang berada di Lembah Ben-Hinom sehingga tidak ada seorang pun yang membuat anak-anak laki-lakinya dan anak-anak perempuannya melewati api bagi Molokh.

2 Raja-raja 23:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 23:10?

Yosia menajiskan Tofet di Lembah Ben-Hinom, sehingga tidak ada lagi yang mempersembahkan anak-anak mereka dengan membakar mereka sebagai korban bagi Molokh. Ini adalah penghapusan praktik mengerikan yang dilakukan dalam penyembahan berhala, menunjukkan komitmen untuk melindungi kehidupan dan kekudusan.

Latar belakang

Menghentikan Pengorbanan Anak

Yosia menajiskan Tofet, tempat di mana orang mempersembahkan anak-anak mereka dengan api kepada dewa Molokh. Ia memastikan praktik mengerikan ini tidak dapat dilakukan lagi.

Di mana

Lembah Ben-Hinom

Lembah di selatan Yerusalem

Kapan

~622 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penemuan kitab Taurat
Perayaan Paskah
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

Tradisi Yahudi, mungkin Yeremia

P

Kepada

Pembaca Israel

Orang-orang yang tersisa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תֹּפֶת

tofet · Tofet

tempat pembakaran, lokasi pengorbanan

טָמֵא

tame' · menajiskan

membuat tidak suci

מֹלֶךְ

molekh · Molokh

dewa yang disebut 'raja'

Menajiskan tempat suci menunjukkan bahwa penyembahan berhala adalah kekotoran, bukan sekadar kesalahan. Ini menekankan keseriusan dosa di mata Tuhan.

Tahukah kamu

Nama Tofet

Tofet mungkin berasal dari kata Aram yang berarti 'tempat pembakaran', atau dari kata Ibrani yang berarti 'memuntahkan'.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 23:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 23:10

✕  Sering dikira

Mengira Tofet hanya tentang penyembahan berhala biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini melibatkan pengorbanan anak-anak, praktik yang sangat keji.

✕  Sering dikira

Mengira menajiskan berarti sekadar membongkar tempat ibadah.

✓  Yang sebenarnya

Menajiskan membuat tempat itu tidak layak untuk ibadah apa pun, termasuk kepada Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 23:10

Setiap 'Molokh' dalam hidup kita adalah hal yang menuntut pengorbanan yang tidak masuk akal—waktu, keluarga, kesehatan. Berani 'menajiskan' hal itu berarti berhenti mengorbankan yang berharga demi hal yang palsu.

Tuhan, lepaskan kami dari segala bentuk penyembahan berhala yang memakan hal-hal berharga dalam hidup kami; lindungi kami dari pengorbanan yang sia-sia. Amin.