Peringatan kepada Para Raja dan Penduduk
Yeremia 19:3
Pecahnya Buli-Buli: Tanda Penghakiman
PerikopKendi yang Pecah · Yeremia 19:1-15 →“Katakanlah, ‘Dengarkanlah firman TUHAN, hai raja-raja Yehuda dan penduduk Yerusalem. Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Lihatlah, Aku akan mendatangkan bencana ke atas tempat ini sehingga telinga setiap orang yang mendengarnya tergelitik.”Yeremia 19:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Katakanlah: Dengarlah firman TUHAN, hai raja-raja Yehuda dan penduduk Yerusalem! Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Sesungguhnya, Aku akan mendatangkan Yeremia 19.4–7 95 malapetaka kepada tempat ini, sehingga telinga orang yang mendengarnya, mendenging!”Yeremia 19:3 · TB
Terjemahan Baru
“Aku harus berkata begini, "Hai raja-raja Yehuda dan penduduk Yerusalem! Dengarkan apa yang Aku, TUHAN Yang Mahakuasa, Allah Israel, hendak katakan kepadamu. Aku akan mendatangkan malapetaka yang besar ke atas tempat ini sehingga orang yang mendengarnya terkejut.”Yeremia 19:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And say, Hear ye the word of the LORD, O kings of Judah, and inhabitants of Jerusalem; Thus saith the LORD of hosts, the God of Israel; Behold, I will bring evil upon this place, the which whosoever heareth, his ears shall tingle.”Yeremia 19:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 19:3?
Yeremia menyampaikan firman tentang bencana yang akan menimpa Yehuda dan Yerusalem, begitu dahsyatnya sampai telinga setiap orang yang mendengar 'tergelitik' (terasa panas/berdenging). Ini menunjukkan seriusnya hukuman Allah.
Latar belakang
Seruan Peringatan
Yeremia menyerukan firman TUHAN yang sangat serius, memperingatkan bahwa Allah akan mendatangkan bencana atas tempat itu, sehingga telinga setiap orang yang mendengar akan bergetar karena takut.
Di mana
Lembah Ben-Hinom
Di tempat terbuka, dekat gerbang kota, penuh sejarah kelam
Kapan
~600 SM
Akhir Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang menyampaikan firman TUHAN, suaranya lantang di tempat umum
Kepada
Raja-raja Yehuda dan Penduduk Yerusalem
Pemimpin dan warga kota yang telah menyimpang dari Allah, hidup dalam dosa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמַע
shama · Dengarkanlah
mendengar dengan perhatian dan ketaatan
רָעָה
ra'ah · bencana
kejahatan, malapetaka, atau kehancuran
צָלַל
tsalal · tergelitik
berdenging atau bergetar, seperti suara lonceng yang mengganggu
Kata 'dengarkanlah' menuntut respons; 'bencana' menunjukkan kengerian yang akan datang; 'tergelitik' menggambarkan reaksi fisik yang tidak bisa dihindari. Ini adalah panggilan yang tidak bisa diabaikan.
Tahukah kamu
Frasa 'telinga tergelitik'
Dalam bahasa Ibrani, ungkapan ini berarti telinga akan berdenging atau berdering, sebagai reaksi terhadap berita yang mengerikan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 19:3
1 Samuel 3:11
Telinga berdenging
“Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: 'Ketahuilah, Aku akan melakukan sesuatu di Israel, sehingga setiap orang yang mendengarnya, kedua telinganya akan berdenging.'”
Habakuk 1:5
Pekerjaan yang mengejutkan
“Lihatlah di antara bangsa-bangsa dan perhatikanlah, heranlah dan tercenganglah, sebab Aku melakukan suatu pekerjaan dalam zamanmu yang tidak akan kamu percayai, jika diceritakan.”
Yeremia 6:19
Mendatangkan malapetaka
“Dengarlah, hai bumi! Sungguh, Aku akan mendatangkan malapetaka ke atas bangsa ini, hasil rancangan mereka sendiri, sebab mereka tidak memperhatikan perkataan-perkataan-Ku dan mereka menolak hukum-Ku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 19:3
✕ Sering dikira
Bencana yang dimaksud hanya bersifat sementara dan kecil.
✓ Yang sebenarnya
Kata 'bencana' di sini sangat serius, menunjukkan kehancuran total yang akan menimpa Yehuda dan Yerusalem.
✕ Sering dikira
'Tergelitik' berarti telinga terasa senang mendengar.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, 'tergelitik' berarti getaran karena ngeri, bukan karena gembira.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 19:3
Kabar tentang penghakiman mungkin tidak enak didengar, tapi itu adalah bentuk kasih Allah yang memperingatkan. Jangan mengabaikan teguran, tapi biarkan itu mengubah kita.
Tuhan, bukalah telinga hatiku untuk menerima teguran-Mu dan bertobat, Amin.