Doa keras: anak-anak lapar

Yeremia 18:21

Keadilan dan Belas Kasihan

Karena itu, serahkan anak-anak mereka kepada kelaparan, dan serahkanlah mereka pada kuasa pedang. Biarlah istri-istri mereka tidak memiliki anak dan menjadi janda. Biarlah kaum laki-laki mereka terhantam mati, dan pemuda-pemuda mereka ditebas oleh pedang dalam pertempuran.

Yeremia 18:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 18:21?

Yeremia meminta Tuhan untuk menghukum musuh-musuhnya: anak-anak mereka mati kelaparan, mereka mati oleh pedang, istri menjadi janda, dan pemuda tewas dalam perang. Ini adalah doa pembalasan yang keras.

Latar belakang

Doa ratapan yang keras

Yeremia, dalam kepedihan, meminta TUHAN untuk membiarkan malapetaka menimpa anak-anak dan istri orang-orang yang bersekongkol melawannya. Permintaan ini mencerminkan tradisi ratapan yang mengakui konsekuensi atas kesalahan, sekaligus menyerahkan keadilan kepada TUHAN.

Di mana

Yerusalem

Doa ratapan, ~600 SM

Kapan

~600 SM

Kerajaan Yehuda akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman terhadap nabi
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yeremia

Nabi yang jujur dan penuh emosi, ~30-40 tahun

T

Kepada

TUHAN

Hakim yang adil dan berdaulat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָתַן

nathan · Serahkan

Memberi, menempatkan, atau menyerahkan.

רָעָב

ra'av · kelaparan

Kekurangan makanan yang parah.

חֶרֶב

cherev · pedang

Senjata tajam, perang, kematian.

Kata 'nathan' menunjukkan kepercayaan kepada TUHAN untuk melakukan keadilan, dan 'ra'av' serta 'cherev' menegaskan bahwa hukuman yang diminta sangat keras.

Tahukah kamu

Orang yang tegas

Kata Ibrani yang diterjemahkan 'menyerahkan' adalah 'nathan', yang berarti 'memberi' atau 'menempatkan'; ini sering digunakan dalam konteks memberikan kepada pihak yang berwenang.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 18:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 18:21

✕  Sering dikira

Kekejaman Yeremia tidak alkitabiah

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah bentuk ratapan yang jujur di hadapan TUHAN, yang mengakui keadilan-Nya dan bukan sekadar ekspresi kebencian.

✕  Sering dikira

Yeremia ingin TUHAN membunuh anak-anak yang tidak bersalah

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah konsekuensi yang adil atas dosa orang tua, sesuai pandangan kuno tentang tanggung jawab keluarga.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 18:21

Rasa sakit yang mendalam bisa membuat kita ingin membalas dendam. Namun, kita diajak untuk menyerahkan keadilan kepada Tuhan, yang tahu perkara yang sebenarnya, sambil tetap memaafkan dalam hati.

Bapa, aku menyerahkan semua keinginan untuk membalas dendam kepada-Mu; keadilan-Mu lebih baik daripada pembalasanku. Amin.