Tidak ada yang mengasihani

Mazmur 109:12

Doa mohon keadilan di tengah fitnah

PerikopDoa Orang yang Difitnah · Mazmur 109:1-31 →
“Biarlah tidak ada seorang pun yang mengulurkan kasih kepadanya, atau ada orang yang mengasihani anak-anak yatimnya.”

Mazmur 109:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Mazmur 109:12?

Penulis mazmur memohon agar tidak ada yang menunjukkan kasih kepadanya atau mengasihani anak-anaknya. Ini adalah doa agar musuh tidak menerima belas kasihan.

Latar belakang

Daud memohon keadilan atas musuhnya

Daud memohon agar tidak ada seorang pun yang menunjukkan kebaikan kepada musuhnya, dan agar tidak ada yang mengasihani anak-anak yatimnya. Ini adalah gambaran isolasi sosial total—kutukan ini membuat orang itu dan keluarganya dikucilkan dari belas kasihan siapa pun.

Di mana

Yerusalem

Di istana atau tempat pengungsian, saat berdoa

Kapan

~1000 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengangkatan Daud sebagai raja
Pemberontakan Absalom
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, pemazmur, sedang dikejar musuh

T

Kepada

TUHAN (Yahweh)

Allah Israel, yang dianggap sebagai Hakim yang adil

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

משך

mashak · mengulurkan

menarik keluar, memperpanjang; di sini berarti menunjukkan kebaikan

חסד

chesed · kasih

kasih setia, kebaikan yang setia

חנן

chanan · mengasihani

memberi kasih karunia, menunjukkan belas kasihan

Gabungan kata-kata ini menunjukkan penolakan total akan kasih dan belas kasihan—tidak ada kebaikan, tidak ada kasih setia, tidak ada kemurahan. Ini kebalikan dari sifat Allah yang penuh anugerah.

Tahukah kamu

Anak yatim dalam Alkitab

Dalam PL, Tuhan sering menyebut diri-Nya sebagai 'Bapa bagi anak yatim' (Mazmur 68:5). Jadi kutukan ini berlawanan langsung dengan karakter Tuhan yang penuh belas kasihan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Mazmur 109:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Mazmur 109:12

✕  Sering dikira

Ini menunjukkan bahwa Daud tidak memiliki belas kasihan dan kejam.

✓  Yang sebenarnya

Daud sedang berbicara dalam konteks musuh yang sangat jahat. Ini adalah doa agar keadilan ditegakkan, dan ia menyerahkan penghakiman kepada Tuhan.

✕  Sering dikira

Kita tidak boleh berdoa seperti ini, karena Tuhan tidak ingin kita mengutuk orang lain.

✓  Yang sebenarnya

Mazmur ini adalah ekspresi jujur dari penderitaan. Kita bisa belajar untuk membawa perasaan kita kepada Tuhan, tetapi teladan Yesus adalah mengampuni.

Renungan

Renungan Singkat Mazmur 109:12

Kita mungkin pernah merasa pantas jika orang yang menyakiti kita diabaikan. Namun, Tuhan mengasihi semua orang, bahkan musuh kita. Mari kita menjadi saluran kasih Tuhan, bukan menahan belas kasihan.

Tuhan, beri aku hati yang rela mengasihi dan mengampuni, bukan menarik kasih-Mu dari sesama. Amin.