Jemaat yang Melupakan Tuhan

Yeremia 18:15

Tukang Periuk dan Panggilan untuk Bertobat

Karena jemaat-Ku telah melupakan Aku, mereka telah membakar kemenyan kepada berhala kesia-siaan. Mereka telah tersandung di jalan-jalan mereka, di jalan-jalan yang sudah tua, dan berjalan di jalan-jalan kecil, di jalan yang belum dibangun,

Yeremia 18:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 18:15?

Umat Tuhan telah melupakan-Nya dan membakar kemenyan kepada berhala yang tidak berguna. Mereka tersandung di jalan-jalan lama yang seharusnya mereka kenal, tetapi mereka memilih jalan kecil yang belum dibangun, yaitu jalan yang tidak sesuai dengan firman Tuhan.

Latar belakang

Konteks: Melupakan Tuhan dan Mengikuti Berhala

Tuhan menegaskan bahwa umat-Nya telah melupakan Dia dan membakar kemenyan kepada berhala yang sia-sia. Akibatnya, mereka tersandung di jalan-jalan kuno, yaitu jalan Tuhan yang benar, dan memilih jalan kecil yang belum dibangun—jalan yang sesat dan membawa kehancuran.

Di mana

Yerusalem

Nubuat di kota, merujuk pada jalan-jalan kuno

Kapan

~605 SM

Periode kerajaan Yehuda (akhir)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuhan membandingkan alam yang setia
Hukuman berupa kengerian dan angin timur
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, yang berfirman melalui nabi Yeremia.

Y

Kepada

Yehuda dan penduduk Yerusalem

Penerima pesan melalui Yeremia.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁכַח

shakach · lupa

melupakan, mengabaikan

הֶבֶל

hevel · sia-sia

uap, nafas, kesia-siaan

דֶּרֶךְ

derekh · jalan

jalan, cara hidup, perilaku

Melupakan (shakach) Tuhan sama dengan mengejar 'kesia-siaan' (hevel), yang menyebabkan mereka tersesat dari 'jalan' (derekh) yang benar. Ini adalah pergantian dari yang substansial kepada yang hampa, dari jalan yang kokoh ke jalan yang belum dibangun.

Tahukah kamu

Kemenyan kepada Berhala

Membakar kemenyan adalah praktik ibadah yang umum, tetapi di sini dilakukan kepada 'kesia-siaan' (hebel), kata yang sama untuk 'hampa' yang muncul di kitab Pengkhotbah, menunjukkan kehampaan berhala.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 18:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 18:15

✕  Sering dikira

Menganggap 'jalan yang belum dibangun' merujuk pada pembangunan fisik, misalnya jalan tol.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora untuk cara hidup yang tidak sesuai dengan firman Tuhan, bukan jalan secara harfiah.

✕  Sering dikira

Memahami 'membakar kemenyan' sebagai tindakan yang tidak penting, padahal dalam konteks itu adalah penyembahan berhala yang serius.

✓  Yang sebenarnya

Membakar kemenyan kepada berhala adalah tindakan yang melanggar perintah Tuhan dan dianggap serius.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 18:15

Ketika kita melupakan Tuhan, kita cenderung mengambil jalan sesat yang tampaknya baru dan modern, tetapi sebenarnya membawa kehancuran. Marilah kita kembali ke jalan yang sudah benar, yaitu firman Tuhan yang hidup.

Tuhan, tolong aku untuk tidak melupakan-Mu dan tetap berjalan di jalan-Mu yang benar. Amin.