Penolakan umat untuk berubah

Yeremia 18:12

Pelajaran dari Rumah Tukang Periuk

PerikopTukang Periuk dan Tanah Liat · Yeremia 18:1-17 →
“Akan tetapi, mereka berkata, ‘Percuma saja. Kami akan mengikuti rencana-rencana kami sendiri, dan masing-masing orang akan bertindak menurut kekerasan hatinya yang jahat.’””

Yeremia 18:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 18:12?

Terhadap panggilan Tuhan untuk bertobat, bangsa Yehuda justru menjawab dengan sikap yang keras. Mereka berkata, 'Percuma saja' dan memilih untuk mengikuti rencana mereka sendiri, bertindak sesuai dengan kekerasan hati mereka yang jahat. Ini menunjukkan penolakan mereka terhadap Tuhan dan konsekuensinya.

Latar belakang

Sikap keras kepala umat

Instead of repenting, the people respond cynically: 'It's hopeless! We will follow our own plans, and each of us will act according to the stubbornness of his evil heart.' They refuse God's offer and insist on going their own way.

Di mana

Yerusalem

Dalam percakapan mereka sendiri, mungkin di lingkungan istana atau kota

Kapan

~627 SM

Zaman Kerajaan Yehuda / Nabi-nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan untuk bertobat
Kehancuran Yerusalem oleh Babel
Kamu di sini
O

Yang berbicara

Orang Yehuda dan Yerusalem

Umat yang dikasihi Allah tetapi keras kepala

N

Kepada

Nabi Yeremia

Nabi yang menyampaikan firman Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נוֹאָשׁ

noash · percuma

putus asa, tidak ada harapan

עֵצָה

etsah · rencana

nasihat, rencana, keputusan

שְׁרִרוּת

sherirut · kekerasan

kekerasan hati, ketegaran, keras kepala

Kata-kata ini mengungkap bahwa keputusasaan mereka sebenarnya berasal dari ketegaran hati (sherirut), bukan dari kurangnya harapan dari Tuhan. Mereka memilih rencana sendiri (etsah) daripada rencana Allah.

Tahukah kamu

Kata 'percuma' di sini

Kata Ibrani yang dipakai adalah 'noash', yang bisa berarti 'putus asa' atau 'tidak ada harapan'. Ini menunjukkan bahwa mereka menganggap kematian sudah pasti, bukan karena tidak ada pengampunan, tetapi karena mereka menolak bertobat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 18:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 18:12

✕  Sering dikira

Orang-orang ini sudah tidak bisa diselamatkan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah pilihan mereka untuk menolak Allah, bukan ketetapan Allah. Mereka bisa bertobat, tetapi memilih tidak.

✕  Sering dikira

Ayat ini mengajarkan bahwa ketika kita menolak Allah, tidak ada harapan lagi.

✓  Yang sebenarnya

Konteks menunjukkan bahwa justru karena mereka menolak bertobat, bencana datang. Tetapi Allah selalu membuka pintu pertobatan sampai akhir.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 18:12

Pernahkah kita merasa bahwa menuruti Tuhan itu sia-sia? Sikap seperti ini bisa menutup pintu pertolongan-Nya. Mari periksa hati kita, apakah ada kekerasan yang menghalangi kita untuk taat?

Tuhan, ampunilah kekerasan hati kami yang sering menolak panggilan-Mu. Lembutkan hati kami untuk taat dan mengikuti rencana-Mu, Amin.