Hati Seperti Batu Intan
Zakharia 7:12
Puasa yang Benar dan Hati yang Keras
“Mereka membuat hati mereka sekeras batu intan supaya tidak mendengar hukum dan firman-firman yang TUHAN semesta alam sampaikan melalui Roh-Nya dengan perantaraan para nabi terdahulu. Oleh sebab itu, kemurkaan yang besar datang dari TUHAN semesta alam.”Zakharia 7:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Mereka membuat hati mereka keras seperti batu amril, supaya jangan mendengar pengajaran dan firman yang disampaikan TUHAN semesta alam melalui roh-Nya dengan perantaraan para nabi yang dahulu. Oleh sebab itu datang murka yang hebat dari pada TUHAN.”Zakharia 7:12 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka mengeraskan hati mereka sehingga menjadi sekeras batu. Aku marah sekali karena mereka tidak menurut ajaran-ajaran yang telah Kuberikan kepada mereka dengan perantaraan nabi-nabi yang dahulu.”Zakharia 7:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yea, they made their hearts as an adamant stone, lest they should hear the law, and the words which the LORD of hosts hath sent in his spirit by the former prophets: therefore came a great wrath from the LORD of hosts.”Zakharia 7:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 7:12?
Mereka mengeraskan hati seperti batu intan, menolak mendengar hukum dan perintah Tuhan yang disampaikan Roh-Nya melalui para nabi. Akibatnya, murka Tuhan yang besar datang atas mereka, karena mereka tidak menghiraukan peringatan.
Latar belakang
Akibat Kekerasan Hati
Ayat ini menjelaskan bahwa nenek moyang mengeraskan hati seperti batu intan sehingga tidak mau mendengar hukum dan firman Tuhan. Akibatnya, murka Tuhan datang atas mereka.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks sejarah Israel
Kapan
~518 SM
Pasca-pembangunan Bait Suci
Yang berbicara
Zakharia
Nabi, menyampaikan firman Tuhan
Kepada
Bangsa Israel
Orang-orang yang telah kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁמִיר
shamir · batu intan
batu yang sangat keras, mungkin batu api atau korundum, melambangkan ketegaran
מִשְׁמוֹעַ
mishmoa · tidak mendengar
menolak untuk mendengar, tidak memberi perhatian
קֶצֶף
qetsef · murka
kemarahan yang hebat, hukuman yang datang dari Tuhan
Batu intan menunjukkan kekerasan hati yang disengaja; murka Tuhan adalah konsekuensi logis dari penolakan terhadap firman-Nya. Ini menekankan keseriusan sikap menolak otoritas Allah.
Tahukah kamu
Batu Intan dalam Alkitab
Batu intan yang disebut di sini sangat keras, mungkin berlian atau batu api, melambangkan hati yang benar-benar tidak bisa ditembus oleh kebenaran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 7:12
Amsal 28:14
Konsekuensi kekerasan hati
“Berbahagialah orang yang senantiasa takut akan TUHAN, tetapi orang yang mengeraskan hatinya akan jatuh ke dalam malapetaka.”
Yeremia 19:15
Akibat penolakan
“Sebab mereka telah mengeraskan tengkuknya dan tidak mau mendengarkan perkataan-perkataan-Ku.”
Ibrani 3:8
Peringatan serupa
“Janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 7:12
✕ Sering dikira
Murka Tuhan adalah tindakan yang tidak adil dan tiba-tiba.
✓ Yang sebenarnya
Murka adalah respons yang adil terhadap penolakan yang terus-menerus terhadap kasih dan perintah-Nya.
✕ Sering dikira
Batu intan hanya berarti kekerasan fisik, bukan spiritual.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora untuk hati yang menolak untuk bertobat dan taat.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 7:12
Kekerasan hati menyebabkan kehancuran. Kita dipanggil untuk menjadi tanah yang subur, bukan batu yang keras. Bagaimana responsmu terhadap firman Tuhan hari ini: adakah hal yang perlu kita ubah sebelum terlambat?
Allah, jauhkan aku dari hati yang keras; bentuk hatiku agar lembut dan taat kepada firman-Mu. Amin.