Penolakan untuk Mendengar

Yeremia 17:23

Hati yang Licik dan Sabat

Namun, mereka tidak mau mendengarkan atau mencondongkan telinga mereka, tetapi mengeraskan leher mereka sehingga mereka tidak mendengar atau menerima petunjuk.

Yeremia 17:23 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 17:23?

Ayat ini menunjukkan bahwa bangsa Yehuda tidak mau mendengarkan atau mencondongkan telinga, bahkan mengeraskan leher (hati) untuk tidak menerima petunjuk dari Tuhan. Mereka memilih untuk memberontak terhadap perintah-Nya, sehingga sikap mereka menjadi contoh negatif tentang ketidaktaatan.

Latar belakang

Keras Kepala yang Berulang

Tuhan mengingatkan bahwa nenek moyang mereka tidak mau mendengarkan, mengeraskan leher mereka. Ini menunjukkan pola pembangkangan yang terus berlanjut dari generasi ke generasi.

Di mana

Yerusalem

Di pintu gerbang Yerusalem

Kapan

~600 SM

Periode kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perintah Sabat diberikan
Peringatan akan murka
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN Allah

Allah Israel, yang berbicara melalui nabi

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Orang-orang yang mendengar firman melalui Yeremia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הִקְשׁוּ

hikshu · mengeraskan

Membuat kaku, keras kepala

עֹרֶף

oref · leher

Leher bagian belakang

שָׁמַע

shama · mendengarkan

Mendengar, memperhatikan, menaati

Keras kepala bukan sekadar emosi, tetapi tindakan menolak untuk mendengar dan menaati. 'Shama' melibatkan perhatian yang aktif, bukan sekadar mendengar suara.

Tahukah kamu

Leher yang Keras

Frasa 'mengeraskan leher' adalah idiom Ibrani untuk sikap keras kepala, diambil dari kebiasaan hewan yang menolak kendali.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 17:23

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 17:23

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang orang Israel zaman dulu; kita tidak seperti itu.

✓  Yang sebenarnya

Kita semua bisa keras kepala terhadap firman Tuhan; peringatan ini tetap relevan.

✕  Sering dikira

Mengeraskan leher berarti hanya menolak perintah Sabat.

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah gambaran penolakan umum terhadap otoritas Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 17:23

Hati yang keras sering kali menjadi penghalang untuk menerima teguran dan petunjuk Tuhan. Kita perlu memiliki hati yang lembut dan mau diajar, tidak mudah menolak kebenaran yang disampaikan kepada kita.

Tuhan, lembutkan hatiku sehingga aku tidak mengeraskan leher, tetapi mau mendengarkan dan menerima petunjuk-Mu, amin.