Tuhan menolak perantaraan
Yeremia 15:1
Hukuman yang Tak Terelakkan
“Lalu, TUHAN berkata kepadaku, “Sekalipun Musa dan Samuel berdiri di hadapan-Ku, hati-Ku tidak akan tertuju kepada bangsa ini. Usirlah mereka dari hadapan-Ku dan biarkan mereka pergi!”Yeremia 15:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“TUHAN berfirman kepadaku: "Sekalipun Musa dan Samuel berdiri di hadapan-Ku, hati-Ku tidak akan berbalik kepada bangsa ini. Usirlah mereka dari hadapan-Ku, biarlah mereka pergi!”Yeremia 15:1 · TB
Terjemahan Baru
“TUHAN berkata kepadaku, "Aku tidak akan mengasihani bangsa ini, sekalipun Musa dan Samuel berdiri di sini untuk memohon belas kasihan-Ku bagi mereka. Suruhlah bangsa ini pergi, Aku tak mau melihat mereka!”Yeremia 15:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then said the LORD unto me, Though Moses and Samuel stood before me, yet my mind could not be toward this people: cast them out of my sight, and let them go forth.”Yeremia 15:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 15:1?
Tuhan menolak untuk mendengarkan doa syafaat bagi bangsa Israel yang sudah sangat memberontak. Sekalipun tokoh besar seperti Musa dan Samuel berdoa untuk mereka, Tuhan tetap akan menghukum umat-Nya karena dosa mereka yang sudah keterlaluan.
Latar belakang
Tuhan menolak syafaat
Tuhan menyatakan bahwa sekalipun Musa dan Samuel, yang dikenal karena syafaat mereka yang efektif, berdiri di hadapan-Nya, Ia tidak akan mendengarkan permohonan untuk bangsa ini. Ini menunjukkan betapa parahnya dosa Yehuda, sehingga hukuman tidak bisa dihindari.
Di mana
Yerusalem
Kemungkinan di bait suci atau tempat umum, saat Yeremia menerima firman Tuhan
Kapan
~586 SM
Periode pra-pembuangan
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman kepada nabi-Nya
Kepada
Yeremia
Nabi yang melayani di Yehuda, dikenal sebagai 'nabi yang menangis'
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָמַד
'amad · berdiri
berdiri tegak, hadir di hadapan untuk melayani atau memohon
לֵב
lev · hati
hati, pikiran, pusat emosi dan kehendak
שָׁלַח
shalach · usirlah
kirim pergi, lepaskan, usir
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Tuhan bukan sekadar menolak perantaraan, tetapi secara aktif mengusir umat-Nya dari hadapan-Nya. Ini adalah penghukuman yang disengaja, bukan sekadar ketidakhadiran Tuhan.
Tahukah kamu
Siapa yang bisa menahan murka Tuhan?
Musa dan Samuel adalah dua tokoh dalam Alkitab yang berhasil membalikkan keputusan Tuhan melalui doa (Keluaran 32:11-14; 1 Samuel 7:9). Namun di sini, Tuhan menyiratkan bahwa bahkan mereka tidak akan mampu menolong Yehuda.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 15:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 15:1
✕ Sering dikira
Menganggap Tuhan tidak lagi peduli pada umat-Nya dan tidak mau mendengar doa apa pun.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah keputusan khusus untuk Yehuda pada saat itu karena dosa mereka yang memuncak, tetapi Tuhan tetap mendengar doa pertobatan (pasal 3-4).
✕ Sering dikira
Mengira Musa dan Samuel benar-benar datang dan berdiri secara fisik di hadapan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah ungkapan kiasan untuk menunjukkan efektivitas syafaat mereka, bukan kejadian harfiah.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 15:1
Pernahkah kita berpikir bahwa doa orang lain bisa menyelamatkan kita dari konsekuensi dosa? Ayat ini mengingatkan bahwa setiap orang bertanggung jawab atas pilihan hidupnya sendiri. Jangan menunda pertobatan dengan harapan ada orang lain yang menutupi dosa kita.
Tuhan, ampuni aku jika selama ini aku mengandalkan doa orang lain padahal aku sendiri tidak mau bertobat. Ajar aku untuk bertanggung jawab atas dosaku sendiri. Amin.