Musuh Membawa ke Negeri Asing

Yeremia 15:14

Hukuman dan Pemulihan

Aku akan membuat musuh-musuhmu membawanya ke negeri yang tidak kamu kenal karena api telah menyala dalam kemarahan-Ku, dan akan membakarmu.”

Yeremia 15:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 15:14?

Ayat ini menggambarkan bahwa musuh akan membawa orang Yehuda ke negeri asing sebagai tawanan, dan kemarahan Allah akan membakar mereka. Ini adalah pemenuhan peringatan akan pembuangan karena dosa mereka.

Latar belakang

Dibawa ke Tempat yang Tidak Dikenal

Allah menyatakan bahwa musuh akan membawa umat ke negeri asing karena murka-Nya. Api murka-Nya berkobar, melambangkan kehancuran total.

Di mana

Yerusalem

Nubuat tentang pembuangan

Kapan

~586 SM

Akhir kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Peringatan tentang perampasan
Rakyat dibuang
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman melalui Nabi Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang menyampaikan pesan Allah kepada Yehuda

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֹיְבֶיךָ

'ōyḇeykā · musuh-musuhmu

Orang-orang yang memusuhi

אֶרֶץ

'ereṣ · negeri

Tanah, wilayah

אֵשׁ

'ēš · api

Api, simbol murka

Musuh dan negeri asing menjadi instrumen hukuman, dan api menunjukkan murka yang tak terhindarkan.

Tahukah kamu

Api Kemurkaan

Api sering menjadi gambaran murka Allah dalam Alkitab; ini menekankan intensitas hukuman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 15:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 15:14

✕  Sering dikira

Allah bertindak kejam tanpa alasan.

✓  Yang sebenarnya

Hukuman adalah konsekuensi perjanjian yang telah lama diperingatkan.

✕  Sering dikira

Pembuangan hanya terjadi pada masa lalu.

✓  Yang sebenarnya

Ini menggambarkan prinsip bahwa dosa memisahkan dari Allah.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 15:14

Terkadang kita merasa 'dibuang' dalam situasi sulit yang kita alami. Namun, Tuhan selalu punya tujuan di balik setiap penghukuman, yaitu untuk memurnikan dan memulihkan umat-Nya.

Ya Tuhan, saat aku merasa diasingkan oleh masalah, tolong aku mengingat bahwa kemarahan-Mu sementara, tetapi kasih-Mu kekal. Amin.