Air Mata Yeremia

Yeremia 14:17

Doa Yeremia di Tengah Kekeringan

PerikopMusim Kemarau · Yeremia 14:1-22 →
““Kamu akan mengucapkan perkataan ini kepada mereka, ‘Biarlah mataku mencucurkan air mata siang dan malam, dan biarkan mereka tidak berhenti. Sebab, anak gadis jemaatku telah diremukkan dengan kehancuran yang parah, luka yang sangat parah.”

Yeremia 14:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yeremia 14:17?

TUHAN memerintahkan Yeremia untuk berkata kepada bangsa itu agar ia membiarkan air matanya bercucuran siang malam tanpa henti, karena puteri bangsanya (Yerusalem) telah diremukkan dengan luka parah. Ini menunjukkan kesedihan yang mendalam atas kehancuran umat.

Latar belakang

Perintah untuk Menangis

TUHAN memerintahkan Yeremia untuk menangis tanpa henti bagi umat-Nya yang sedang hancur. Ini menunjukkan bahwa kesedihan adalah respons yang tepat atas kehancuran yang diakibatkan dosa.

Di mana

Yerusalem

Di tengah kota yang hancur, mungkin dekat Bait Allah

Kapan

~600 SM

Periode akhir kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekeringan dan ancaman Babel
Penghukuman oleh pedang dan kelaparan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, memberi perintah kepada Yeremia

Y

Kepada

Yeremia

Nabi yang setia, disebut juga nabi yang menangis

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

תֵּרַדְנָה

teradnah · mencucurkan

Mengalir deras, seperti air mata yang mengalir tanpa henti.

דִּמְעָה

dim'ah · air mata

Tetesan mata yang menunjukkan kesedihan mendalam.

שָׁבְרָה

shavrah · diremukkan

Dihancurkan, pecah berkeping-keping.

Kombinasi kata-kata ini menegaskan bahwa kesedihan yang tulus adalah respons yang benar terhadap kehancuran yang disebabkan dosa, dan air mata adalah simbol kepedihan ilahi.

Tahukah kamu

Yeremia Sang Nabi yang Menangis

Yeremia sering disebut 'nabi yang menangis' karena banyaknya ratapan dalam kitabnya, dan ayat ini menunjukkan bahwa bahkan Allah sendiri ingin Yeremia menangis bagi umat-Nya.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 14:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yeremia 14:17

✕  Sering dikira

Mengira Allah memerintahkan Yeremia untuk menangis karena putus asa, tanpa pengharapan.

✓  Yang sebenarnya

Tangisan di sini adalah ekspresi kasih dan kesedihan ilahi, bukan sekadar putus asa; ini menunjukkan betapa hancurnya hati Allah terhadap dosa umat-Nya.

✕  Sering dikira

Mengira tangisan ini hanya untuk Yeremia, bukan untuk kita.

✓  Yang sebenarnya

Kita juga dipanggil untuk berduka atas dosa dan kehancuran di dunia, sebagai tanda empati dan hati yang peka terhadap Tuhan.

Renungan

Renungan Singkat Yeremia 14:17

Saat mengalami kehancuran atau penderitaan, penting untuk meratap dengan jujur di hadapan Tuhan. Hal ini bisa menjadi bagian dari proses pemulihan.

Ya Tuhan, izinkan kami menangis di hadapan-Mu, dan kiranya Engkau memulihkan kehancuran kami. Amin.