Raja segala bangsa
Yeremia 10:7
Berhala vs Allah yang Hidup
“Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, ya Raja segala bangsa? Sebab, itulah yang layak diberikan kepada-Mu. Sebab, di antara semua orang bijaksana dari bangsa-bangsa dan di semua kerajaan-kerajaan mereka, tidak ada seorang pun seperti Engkau.”Yeremia 10:7 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, ya Raja bangsa-bangsa? Sungguh, kepada-Mulah seharusnya sikap yang demikian; sebab di antara semua orang bijaksana dari bangsa-bangsa dan di Yeremia 10.8–13 53 antara raja-raja mereka tidak ada yang sama seperti Engkau!”Yeremia 10:7 · TB
Terjemahan Baru
“Siapa gerangan tak mau takwa kepada-Mu, raja segala bangsa? Sungguh, Engkau patut sekali dihormat. Dari semua yang pandai di antara bangsa-bangsa dan dari semua raja-raja mereka, tiada seorang pun dapat disamakan dengan diri-Mu, ya TUHAN.”Yeremia 10:7 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Who would not fear thee, O King of nations? for to thee doth it appertain: forasmuch as among all the wise men of the nations, and in all their kingdoms, there is none like unto thee.”Yeremia 10:7 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yeremia 10:7?
Ayat ini menegaskan bahwa tidak ada yang setara dengan TUHAN. Dia besar dan nama-Nya penuh kuasa. Sebagai Raja segala bangsa, Dia layak menerima rasa takut dan hormat dari semua orang, karena tidak ada satu pun yang seperti Dia di antara para bijaksana atau kerajaan mana pun.
Latar belakang
Takut yang keliru
Yeremia menegaskan bahwa tidak ada yang setara dengan TUHAN. Ia menantang rasa takut yang salah terhadap berhala, padahal hanya Allah yang layak ditakuti sebagai Raja atas segala bangsa.
Di mana
Yerusalem
Konteks khotbah di depan umum, kemungkinan di bait suci
Kapan
~600 SM
Periode kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang melayani di masa keruntuhan Yehuda
Kepada
Umat Yehuda
Bangsa pilihan yang sedang tergoda menyembah berhala
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יָרֵא
yare · takut
takut dalam arti hormat dan kagum, bukan sekadar takut
מֶלֶךְ
melekh · Raja
pemimpin tertinggi yang memiliki otoritas penuh
גּוֹיִם
goyim · bangsa-bangsa
bangsa-bangsa non-Israel, sering dipakai untuk menunjukkan dunia
Kata 'takut' di sini bukan berarti rasa ngeri, melainkan hormat yang mendalam. Menyebut Allah 'Raja segala bangsa' menegaskan bahwa Ia berkuasa atas semua orang, bukan hanya Israel. Jadi, rasa takut yang layak adalah pengakuan akan kebesaran-Nya.
Tahukah kamu
Raja segala bangsa
Meskipun Allah adalah Allah Israel, Yeremia menyebut-Nya 'Raja segala bangsa', mengakui kedaulatan-Nya atas seluruh dunia, bukan hanya umat pilihan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yeremia 10:7
Mazmur 96:4
kebesaran Allah
“Sebab TUHAN maha besar dan sangat terpuji, Ia lebih dahsyat dari pada segala allah.”
Wahyu 15:4
takut dan hormat
“Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, Tuhan, dan memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus.”
Ulangan 10:17
kekuasaan universal
“Sebab TUHAN, Allahmu, Dialah Allah segala allah dan Tuhan segala tuhan, Allah yang besar, kuat dan dahsyat.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yeremia 10:7
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya untuk orang Israel zaman dulu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Takut akan Tuhan tetap penting bagi semua orang, karena Allah adalah Raja segala bangsa, termasuk kita.
✕ Sering dikira
Takut berarti merasa ngeri atau takut akan dihukum.
✓ Yang sebenarnya
Takut yang dimaksud adalah rasa hormat dan kagum yang membawa pada ketaatan, bukan ketakutan yang melumpuhkan.
Renungan
Renungan Singkat Yeremia 10:7
Ketika kita membandingkan Tuhan dengan hal-hal lain di dunia ini, kita akan menyadari bahwa tidak ada yang dapat menandingi kuasa dan kebesaran-Nya. Mari kita berhenti menaruh kepercayaan pada hal-hal duniawi dan mengarahkan rasa hormat kita hanya kepada Tuhan yang layak disembah.
Ya Tuhan, Engkau besar dan nama-Mu penuh kuasa; ajar aku untuk selalu menghormati dan takut akan Engkau di atas segalanya. Amin.