Lagu Anak Domba dilanjutkan
Wahyu 15:4
Siapa yang Tidak Takut kepada Tuhan?
“Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, ya Tuhan dan tidak memuliakan nama-Mu? Sebab, hanya Engkaulah yang kudus. Semua bangsa akan datang dan menyembah di hadapan-Mu karena keadilan-Mu telah dinyatakan.””Wahyu 15:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu."”Wahyu 15:4 · TB
Terjemahan Baru
“Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, Tuhan? Siapakah yang tidak mau mengabarkan kebesaran-Mu? Engkau sajalah yang suci. Segala bangsa akan datang menyembah Engkau karena tindakan-tindakan-Mu yang adil telah dilihat oleh semua orang."”Wahyu 15:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setiap orang akan hormat dan takut akan Engkau, ya TUHAN. Dan semua orang akan memuji dan memuliakan nama-Mu. Karena nyatalah bahwa hanya Engkau yang kudus. Semua bangsa akan datang dan tersungkur menyembah-Mu, karena sudah jelas bahwa penghakiman-Mu adil dan benar.””Wahyu 15:4 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Who shall not fear thee, O Lord, and glorify thy name? for thou only art holy: for all nations shall come and worship before thee; for thy judgments are made manifest.”Wahyu 15:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 15:4?
Wahyu 15:4 menyatakan bahwa semua bangsa akan datang menyembah Tuhan karena keadilan-Nya telah dinyatakan. Ini menggambarkan penggenapan nubuat bahwa keselamatan Allah akan menjangkau segala suku dan bangsa, dan hanya Tuhan yang kudus.
Latar belakang
Aksesi Akhir dari Pujian
Nyanyian dilanjutkan dengan pertanyaan retoris yang kuat: 'Siapakah yang tidak takut kepada Engkau, ya Tuhan?' Para pemenang mengakui bahwa takut akan Allah adalah permulaan kebijaksanaan. Mereka juga mengakui bahwa Tuhan saja yang kudus—bukan raja-raja dunia, bukan binatang, hanya Allah. Penutup nyanyian ini adalah janji bahwa semua bangsa akan datang dan menyembah Tuhan karena keadilan-Nya telah dinyatakan. Ini adalah puncak dari kepercayaan mereka: meskipun dunia menolak Tuhan, pada akhirnya semua akan mengakui keadilannya.
Di mana
Hadapan takhta Allah di surga
Perayaan terakhir sebelum penghakiman final yang mengguncang seluruh dunia
Kapan
~95 M
Penyelesaian nyanyian kemenangan, menit-menit sebelum penghakiman
Yang berbicara
Para pemenang atas binatang
Mereka yang setia menghadapi penganiayaan dan menolak menandatangani diri dengan tanda binatang
Kepada
Penghuni surga yang saksian kemenangan
Malaikat-malaikat, tua-tua, dan makhluk-makhluk di hadapan takhta
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
φοβέω
phobeo · fear
takut, hormat; dalam konteks spiritual, ini adalah hormat yang dalam kepada Tuhan
ἅγιος
hagios · holy
kudus, dikuduskan; terpisah dari dosa, murni, sempurna
προσκυνέω
proskuneo · worship
menyembah, bersujud; pengakuan penuh akan keunggulan dan otoritas yang paling tinggi
Ketiga kata ini menjelaskan respons sejati terhadap Tuhan: hormat yang dalam (takut), pengakuan akan kesempurnaan-Nya (kudus), dan tindakan penyembahan penuh. Ini adalah apa yang para pemenang lakukan—mereka tidak hanya berkata-kata, mereka hidup dari pengakuan ini.
Tahukah kamu
Takut kepada Tuhan Adalah Bijaksana
Di dunia modern, kita sering berpikir 'takut' adalah negatif. Tapi dalam Alkitab, 'takut akan Tuhan' adalah kekudusan, kehormatan, dan hormat. Para pemenang di Wahyu tidak takut kepada binatang (meskipun itu mengancam nyawa mereka) karena mereka takut kepada Tuhan—dan ketakutan yang benar itu membebaskan mereka. Ini adalah keberanian sejati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 15:4
Mazmur 111:10
Para pemenang di Wahyu mengalami kebenaran Mazmur ini—karena mereka takut akan Tuhan, bukan kepada binatang, mereka mendapat hikmat untuk bertahan
“Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan; pengertian yang baik adalah milik semua yang melakukannya”
Yesaya 66:23
Yesaya melihat hari ketika semua akan menyembah Tuhan. Wahyu menunjukkan pemenuhan visi itu—tidak semua sukarela datang, tetapi akhirnya semua mengakui keadilannya
“Dari bulan yang satu ke bulan yang lain dan dari Sabat yang satu ke Sabat yang lain, semua manusia akan datang untuk bersujud kepada-Ku”
Filipi 2:10
Paulus juga melihat hari yang sama—ketika semua akan mengakui keagungan Tuhan. Para pemenang di Wahyu sudah mengetahui ini, dan itulah mengapa mereka setia sekarang
“Supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut semua makhluk di langit dan di bumi dan di bawah bumi”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 15:4
✕ Sering dikira
"'Takut akan Tuhan' berarti takut akan dihukum selamanya."
✓ Yang sebenarnya
Takut akan Tuhan adalah hormat yang dalam, pengakuan akan keindahan dan keadilan-Nya—itu membawa kebebasan, bukan perhambaan rasa takut
✕ Sering dikira
"Ketika 'semua bangsa akan datang' itu berarti semua akan percaya dan bahagia."
✓ Yang sebenarnya
Artinya adalah semua akan mengakui keadilannya—bahkan mereka yang menolak akan terpaksa mengakui bahwa Tuhan benar, meskipun mereka tetap dalam penghakiman
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 15:4
Ini mengingatkan kita bahwa misi Allah adalah bagi seluruh dunia. Kita dipanggil untuk menjadi saksi-Nya, sehingga semua orang dapat mengenal keadilan dan kasih-Nya. Mari kita mulai dari lingkungan terdekat kita.
Tuhan, pakailah kami untuk memberitakan keadilan-Mu kepada semua orang, sehingga mereka menyembah-Mu. Amin.