Hakim yang Tidak Berbelas Kasihan

Yehezkiel 7:4

Hari Murka Tanpa Ampun

Mata-Ku tidak akan menyayangkan kamu, tidak akan berbelas kasih, tetapi Aku akan menghukummu karena jalan-jalanmu saat kekejian-kekejianmu akan ada di antaramu, maka kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.’”

Yehezkiel 7:4 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 7:4?

Tuhan tidak akan menyayangkan umat-Nya yang berdosa; Dia akan menghukum mereka sesuai perbuatan mereka. Tujuannya agar mereka mengenal bahwa Tuhan adalah Allah yang kudus dan adil.

Latar belakang

Murka yang Pasti

TUHAN menegaskan bahwa kesudahan Israel sudah dekat. Dia tidak akan menahan amarah-Nya lagi, tetapi akan menghakimi mereka setimpal dengan kekejian yang mereka lakukan, supaya mereka mengenal Dia sebagai TUHAN.

Di mana

Tel Aviv, Babel

Di pemukiman orang buangan dekat Sungai Kebar

Kapan

sekitar 592 SM

Pembuangan ke Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kerajaan Israel jatuh
Yerusalem dihancurkan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berfirman melalui nabi-Nya

N

Kepada

Nabi Yehezkiel

Imam dan nabi yang diasingkan di Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חוּס

chus · menyayangkan

Memandang dengan belas kasihan atau memaafkan

דֶּרֶךְ

derek · jalan

Perilaku atau cara hidup seseorang

תּוֹעֵבָה

to'evah · kekejian

Hal yang menjijikkan secara moral dan ritual, terutama penyembahan berhala

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa Allah menilai perbuatan yang kelihatan benar sekaligus menganggapnya menjijikkan. Belas kasihan-Nya tidak menghalangi keadilan, karena Dia melihat semua yang tersembunyi.

Tahukah kamu

Mata yang Tidak Menyayangkan

Frasa 'mata tidak menyayangkan' muncul beberapa kali dalam nasihat Yehezkiel (juga di pasal 5 dan 9), menekankan kepastian hukuman tanpa pandang bulu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 7:4

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 7:4

✕  Sering dikira

Israel kehilangan status pilihan Allah selama-lamanya karena dosa mereka.

✓  Yang sebenarnya

Meskipun hukuman itu keras, Tuhan masih punya rencana pemulihan (lihat pasal 36-37).

✕  Sering dikira

Kekejian hanya soal perilaku moral, bukan keagamaan.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks Yehezkiel, kekejian terutama terkait penyembahan berhala dan ritual kafir yang dilakukan di bait suci (pasal 8).

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 7:4

Terkadang Tuhan mengizinkan kita mengalami konsekuensi dosa agar kita bertobat dan mengenal-Nya lebih dalam. Sadarilah bahwa kasih-Nya tidak meniadakan keadilan-Nya.

Tuhan, ajar aku untuk sungguh mengenal Engkau dalam setiap musim kehidupan, baik suka maupun duka. Amin.