Bencana beruntun, kabar buruk
Yehezkiel 7:26
Hari TUHAN: Penghakiman atas Israel
“Bencana demi bencana akan datang, dan kabar demi kabar. Mereka mencari penglihatan dari nabi, tetapi hukum akan lenyap dari imam dan nasihat dari para tua-tua.”Yehezkiel 7:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi, pengajaran hilang lenyap dari imam, dan nasihat dari tua-tua.”Yehezkiel 7:26 · TB
Terjemahan Baru
“Malapetaka dan kabar buruk akan datang terus-menerus. Kamu akan memohon agar para nabi mau meramal, tetapi mereka tak bisa. Juga para imam tidak punya apa-apa untuk diajarkan kepada umat, dan para pemimpin kehabisan nasihat.”Yehezkiel 7:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Mischief shall come upon mischief, and rumour shall be upon rumour; then shall they seek a vision of the prophet; but the law shall perish from the priest, and counsel from the ancients.”Yehezkiel 7:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 7:26?
Ayat ini menggambarkan runtuhnya sumber petunjuk rohani: nabi tidak lagi mendapat penglihatan, imam kehilangan hukum Tuhan, dan tua-tua tidak punya nasihat. Ini menunjukkan bahwa ketika umat meninggalkan Tuhan, semua sarana untuk mengenal kehendak-Nya menjadi buntu. Kekacauan dan kebingungan pun melanda.
Latar belakang
Kekacauan total
Hari-hari itu akan penuh dengan bencana dan kabar buruk yang datang silih berganti. Para nabi tidak mendapat penglihatan, imam kehilangan hukum, dan tua-tua kehilangan nasihat, menunjukkan runtuhnya kepemimpinan spiritual dan moral.
Di mana
Tel Aviv, Babel
Pemukiman Yahudi di tepi Sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Yehezkiel
Imam dan nabi, diasingkan ke Babel
Kepada
Orang-orang buangan Yehuda
Masyarakat diaspora di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵיד
ed · bencana
kesulitan besar, kehancuran, bencana
שְׁמוּעָה
shemu'ah · kabar
berita, laporan, kabar yang didengar
חָזוֹן
chazon · penglihatan
penglihatan kenabian, wahyu
Kata-kata ini menggambarkan runtuhnya komunikasi: bencana (ed) menghancurkan, kabar (shemu'ah) membawa kehancuran, dan penglihatan (chazon) hilang. Semua sumber harapan manusia lenyap.
Tahukah kamu
Nabi, imam, dan tua-tua
Dalam Perjanjian Lama, ketiga kelompok ini adalah sumber petunjuk ilahi. Ketika mereka semua gagal, itu tanda bahwa Tuhan telah meninggalkan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 7:26
Amos 8:11
Firman hilang
“Sesungguhnya, waktunya akan datang, demikianlah firman Tuhan ALLAH, Aku akan mengirimkan kelaparan ke atas negeri ini, bukan kelaparan akan makanan, dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.”
Mazmur 74:9
Tanda-tanda hilang
“Kami tidak melihat tanda-tanda kami; sudah tidak ada nabi, dan tidak ada parmi kami yang tahu sampai kapan.”
Ratapan 2:9
Petunjuk hilang
“Para tuannya terbenam di dalam bumi; hukum Taurat tidak ada lagi; nabi-nabi mereka tidak menerima penglihatan lagi.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 7:26
✕ Sering dikira
Ayat ini berbicara tentang kejadian alam biasa, bukan penghakiman Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Bencana dan kabar ini adalah akibat dari murka Tuhan atas dosa Israel.
✕ Sering dikira
Tuhan tidak lagi berbicara kepada umat-Nya sama sekali hari ini.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini spesifik untuk masa penghakiman Israel; Tuhan masih berbicara melalui Alkitab dan Roh-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 7:26
Saat kita menjauh dari Tuhan, kita akan kehilangan arah. Berita buruk datang silih berganti, dan tak ada yang bisa memberi solusi. Mari jaga hubungan kita dengan Tuhan melalui doa dan firman-Nya, sehingga kita tidak kehilangan petunjuk dalam hidup.
Ya Tuhan, mampukan aku untuk tetap dekat dengan-Mu, agar aku selalu menerima petunjuk dan kebijaksanaan dari firman-Mu. Amin.