Raja dan rakyat gemetar
Yehezkiel 7:27
Hari TUHAN: Penghakiman atas Israel
“Raja akan menangis, pemimpin akan dikenakan kengerian, dan tangan penduduk negeri ini akan lemas oleh kengerian. Aku akan memperlakukan mereka sesuai dengan jalan mereka, dan sesuai dengan penghakiman mereka, Aku akan menghakimi mereka, dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN.””Yehezkiel 7:27 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Raja akan berkabung dan pemimpin akan diliputi kekagetan dan tangan seluruh penduduk negeri itu menjadi lemas ketakutan. Aku akan perbuat terhadap mereka selaras dengan tingkah lakunya dan Aku akan menghakimi mereka selaras dengan cara mereka menghakimi. Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN."”Yehezkiel 7:27 · TB
Terjemahan Baru
“Raja akan meratap, putra mahkota putus asa dan rakyat akan gemetar ketakutan. Aku akan menghukum kamu sesuai dengan segala perbuatanmu dan menghakimi kamu seperti kamu menghakimi orang lain. Maka tahulah kamu bahwa Akulah TUHAN."”Yehezkiel 7:27 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The king shall mourn, and the prince shall be clothed with desolation, and the hands of the people of the land shall be troubled: I will do unto them after their way, and according to their deserts will I judge them; and they shall know that I am the LORD.”Yehezkiel 7:27 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 7:27?
Ayat ini menggambarkan ratapan raja, pangeran, dan rakyat ketika penghakiman Tuhan tiba. Mereka akan dihakimi sesuai perbuatan mereka, dan akhirnya mereka mengakui bahwa Tuhanlah yang berdaulat. Ini menegaskan bahwa setiap orang akan menuai konsekuensi perbuatannya, dan Tuhan tetap adil.
Latar belakang
Kepemimpinan runtuh
Raja, pemimpin, dan rakyat sama-sama ketakutan. Semua tangan lemas, tidak ada kekuatan. Penghakiman Tuhan datang sesuai dengan cara hidup mereka, dan mereka akan mengenal Tuhan.
Di mana
Tel Aviv, Babel
Pemukiman Yahudi di tepi Sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Yehezkiel
Imam dan nabi, diasingkan ke Babel
Kepada
Orang-orang buangan Yehuda
Masyarakat diaspora di Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָבַל
aval · menangis
berkabung, meratap, menangis sedih
שַׁמָּה
shammah · kengerian
kecemasan, ketakutan, kebingungan
יָדַע
yada · mengetahui
mengenal secara intim, mengalami, mengetahui
Raja yang menangis (aval), kengerian (shammah), dan pengetahuan (yada) menunjukkan bahwa tujuan akhir bukan sekadar hukuman, tetapi agar umat mengenal Tuhan dengan benar. Penghakiman adalah pengajaran yang keras.
Tahukah kamu
Raja berdiri sebagai wakil
Dalam budaya Timur Dekat kuno, raja dianggap sebagai wakil dewa. Ketika raja menangis, seluruh bangsa merasakan bencana yang sama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 7:27
Yesaya 13:7-8
Tangan lemas
“Sebab itu semua tangan akan menjadi lemas, setiap hati manusia akan menjadi tawar; dan mereka akan terkejut.”
Yehezkiel 5:13
Aku adalah TUHAN
“Dan murka-Ku akan reda, dan amarah-Ku akan tenang terhadap mereka dan Aku akan berlega hati; dan mereka akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, telah berfirman dalam cemburu-Ku, tatkala murka-Ku menimpa mereka.”
Wahyu 6:15-16
Raja takut
“Dan raja-raja di bumi dan pembesar-pembesar dan perwira-perwira dan orang-orang kaya dan orang-orang kuat dan semua budak dan orang merdeka bersembunyi ke dalam gua-gua dan batu karang di gunung.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 7:27
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang penghakiman dan tidak ada harapan.
✓ Yang sebenarnya
Tujuan akhir adalah pengenalan akan Tuhan, yang bisa membawa pertobatan.
✕ Sering dikira
Orang yang berbuat baik tidak akan terkena penghakiman.
✓ Yang sebenarnya
Semua orang Israel terkena karena dosa kolektif, tetapi mereka yang bertobat dapat luput.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 7:27
Semua orang, termasuk pemimpin, akan bertanggung jawab atas perbuatannya. Jangan berpikir kita bisa lolos dari konsekuensi. Mari hidup dengan integritas, karena Tuhan melihat segalanya, dan suatu hari semua akan dihakimi dengan adil.
Tuhan, tolong aku untuk hidup benar di hadapan-Mu, dan berikan aku hati yang rendah hati untuk mengakui kesalahanku. Amin.