Pintu gerbang tenggelam
Ratapan 2:9
Murka Tuhan atas Sion
“Pintu-pintu gerbangnya tenggelam ke tanah. Dia menghancurkan dan mematahkan palang-palang pintunya. Raja dan para pemimpinnya ada di antara bangsa-bangsa. Hukum Taurat tidak ada lagi. Nabi-nabinya juga tidak mendapatkan penglihatan dari TUHAN.”Ratapan 2:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Terbenam gapura-gapuranya di dalam tanah; TUHAN menghancurkan dan meluluhkan palang-palang pintunya. Rajanya dan pemimpin-pemimpinnya Ratapan 2.10–13 8 berada di antara bangsa-bangsa asing. Tak ada petunjuk dari TUHAN, bahkan nabi-nabi tidak menerima lagi wahyu dari pada-Nya.”Ratapan 2:9 · TB
Terjemahan Baru
“Gerbang-gerbangnya tertimbun tanah, semua palang-palangnya patah; raja dan pejabat pemerintah berada di pembuangan. Hukum TUHAN tidak lagi diajarkan; nabi tidak lagi menerima wahyu dari TUHAN.”Ratapan 2:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Her gates are sunk into the ground; he hath destroyed and broken her bars: her king and her princes are among the Gentiles: the law is no more; her prophets also find no vision from the LORD.”Ratapan 2:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ratapan 2:9?
Gerbang kota hancur, raja dan pemimpin dibuang, hukum Taurat tidak ada, dan nabi tidak menerima penglihatan. Ini menunjukkan hilangnya segala bentuk kepemimpinan spiritual dan politik.
Latar belakang
Kehilangan arah dan firman
Pintu-pintu gerbang hancur dan tenggelam ke tanah, melambangkan kehancuran total. Raja dan pemimpin dibuang, Taurat tidak ada lagi, dan nabi tidak menerima penglihatan. Semua sumber pengharapan hilang.
Di mana
Yerusalem
Di gerbang kota yang runtuh
Kapan
~586 SM
Penghakiman dan Pembuangan
Yang berbicara
Yeremia
Nabi yang menyaksikan kehancuran Yerusalem, ~50 tahun
Kepada
Bangsa Yehuda
Orang-orang yang berada dalam pembuangan dan yang tersisa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טָבַע
taba · tenggelam
Tenggelam, terbenam, atau mereda
שָׁבַר
shabar · hancur
Mematahkan, menghancurkan, atau meremukkan
אָבַד
avad · tidak ada lagi
Hilang, binasa, atau tidak ada
Ketiga kata ini menunjukkan kehilangan yang permanen: 'tenggelam' dan 'hancur' menggambarkan kerusakan fisik, sementara 'tidak ada lagi' menegaskan hilangnya hukum dan penglihatan. Ini adalah kehancuran menyeluruh.
Tahukah kamu
Gerbang sebagai pusat kota
Di dunia kuno, gerbang adalah tempat pengadilan dan berita, jadi hancurnya gerbang berarti keadilan dan kepemimpinan runtuh.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ratapan 2:9
2 Raja-raja 25:7
Raja dibuang
“Mereka membunuh anak-anak Zedekia di depan matanya, lalu membutakan matanya”
Mazmur 74:9
Tidak ada nabi
“Tanda-tanda kami tidak kami lihat, tidak ada lagi nabi”
Amos 8:11
Ketiadaan firman
“Aku akan mendatangkan kelaparan atas negeri ini, bukan kelaparan roti, tetapi kelaparan akan firman TUHAN”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ratapan 2:9
✕ Sering dikira
Mengira kehilangan nabi adalah hukuman kecil.
✓ Yang sebenarnya
Itu adalah kehilangan besar, karena tanpa firman Tuhan, tidak ada bimbingan.
✕ Sering dikira
Mengira kehancuran gerbang hanya masalah fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini melambangkan kehancuran sosial, hukum, dan spiritual.
Renungan
Renungan Singkat Ratapan 2:9
Ketika kita menjauh dari firman Tuhan, kita kehilangan arah dan penglihatan. Prioritaskan membaca dan merenungkan Alkitab setiap hari agar tidak berjalan dalam kegelapan.
Ya Bapa, pulihkanlah penglihatan rohaniku dan berikan aku hikmat dari firman-Mu untuk hidup benar. Amin.