Mata tanpa belas kasihan
Yehezkiel 5:11
Rambut sebagai tanda penghakiman
““Oleh sebab itu, demi Aku yang hidup,” firman Tuhan ALLAH, “sesungguhnya, karena kamu telah menajiskan tempat kudus-Ku dengan semua dewamu yang menjijikkan dan dengan semua kekejianmu, karena itu, Aku akan menarik diri. Mata-Ku tidak akan berbelaskasihan, dan Aku tidak akan menyayangkan.”Yehezkiel 5:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab itu, demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, sesungguhnya, oleh karena engkau menajiskan tempat kudus-Ku dengan segala dewamu yang menjijikkan dan dengan segala perbuatanmu yang keji, Aku sendiri akan meruntuhkan engkau; Aku tidak akan merasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan.”Yehezkiel 5:11 · TB
Terjemahan Baru
“Aku adalah Allah yang hidup, TUHAN Yang Mahatinggi, dan inilah perkataan-Ku: Karena engkau telah mencemarkan Rumah-Ku dengan segala perbuatanmu yang jahat dan menjijikkan, Aku akan menghancurkan engkau tanpa ampun.”Yehezkiel 5:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Wherefore, as I live, saith the Lord GOD; Surely, because thou hast defiled my sanctuary with all thy detestable things, and with all thine abominations, therefore will I also diminish thee; neither shall mine eye spare, neither will I have any pity.”Yehezkiel 5:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 5:11?
Yehezkiel 5:11 menegaskan bahwa karena menajiskan tempat kudus dengan berhala dan kekejian, Tuhan akan menarik diri tanpa belas kasihan. Ini adalah peringatan bahwa kekudusan Allah menuntut kekudusan umat-Nya. Penodaan terhadap hadirat-Nya tidak dapat ditoleransi.
Latar belakang
Menajiskan Bait Suci
Allah bersumpah demi Diri-Nya yang hidup bahwa karena umat telah menajiskan tempat kudus-Nya dengan berhala dan kekejian, maka mata-Nya tidak akan berbelaskasihan, dan Ia tidak akan menyayangkan mereka. Ini menegaskan keseriusan dosa mereka dan kepastian hukuman.
Di mana
Tel Aviv, Babel
Di rumah Yehezkiel, dekat sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel tahap awal
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel yang kudus, setia, namun murka
Kepada
Yehezkiel
Imam yang menjadi nabi di pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
טמא
tame · menajiskan
menjadi najis, menodai, mencemari secara ritual
מקדש
miqdash · tempat kudus
tempat kudus, bait suci, atau tempat peribadatan khusus
געל
ga'al · menarik diri
menjijikkan, menghina, menyebabkan muntah; di sini berarti hukuman yang penuh kejijikan
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa tindakan Israel begitu menjijikkan sehingga Allah sendiri 'menarik diri' atau merasa mual, dan tempat kudus-Nya telah menjadi najis.
Tahukah kamu
Sumpah Allah
Demi Aku yang hidup adalah sumpah Allah yang menegaskan kepastian firman-Nya, menunjukkan bahwa Dia akan bertindak.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 5:11
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 5:11
✕ Sering dikira
Dilihat sebagai Allah yang kejam tanpa belas kasihan.
✓ Yang sebenarnya
Mata yang tidak berbelaskasihan adalah konsekuensi dari pelanggaran serius dan berkali-kali; belas kasihan ditawarkan, tapi ditolak.
✕ Sering dikira
Menganggap Bait Suci modern sebagai satu-satunya tempat kudus Allah.
✓ Yang sebenarnya
Bait Suci fisik Yerusalem sudah tidak ada; tempat kudus Allah kini adalah umat-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 5:11
Hidup kita adalah bait Roh Kudus. Jauhkan segala hal yang menajiskan tubuh dan jiwa kita, serta jaga kesetiaan kita kepada Tuhan di tengah dunia yang penuh godaan.
Bapa, bersihkan hatiku dari segala penyembahan berhala modern; jadikan hatiku rumah yang layak bagi Roh-Mu. Amin.