Jala TUHAN untuk Mesir

Yehezkiel 32:3

Ratapan untuk Firaun Mesir

Beginilah firman Tuhan ALLAH, “Aku akan menebarkan jala-Ku ke atasmu bersama-sama dengan banyak orang, dan mereka akan membawamu masuk ke dalam jala-Ku.

Yehezkiel 32:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 32:3?

Firman Tuhan menyatakan bahwa Dia akan menebarkan jala-Nya untuk menangkap Firaun bersama banyak orang, membawanya ke dalam jaring itu. Ini menggambarkan bahwa Tuhan berdaulat atas nasib Mesir dan Firaun tidak dapat lepas dari penghakiman.

Latar belakang

Janji penghukuman

TUHAN akan memasang jala untuk menangkap Firaun, seperti nelayan menangkap ikan. Banyak orang akan terlibat dalam menjatuhkan Mesir, dan ini pasti terjadi.

Di mana

Mesir

Nubuat dari Babel

Kapan

~586 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jatuhnya Yerusalem
Penghukuman Mesir
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Tuhan yang berdaulat, berbicara melalui nabi

F

Kepada

Firaun dan Mesir

Penguasa dan bangsa yang akan dihukum

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רֶשֶׁת

reshet · jala

jala, jaring

קָהָל

qahal · banyak

kumpulan, banyak orang

עָלָה

alah · menangkap

naik, dibawa, atau diangkat

Reshet (jala) adalah alat Allah untuk menjatuhkan yang sombong; qahal menunjukkan bahwa penghukuman ini melibatkan banyak bangsa.

Tahukah kamu

Jala sebagai alat perang

Di zaman kuno, jala besar digunakan dalam perang untuk menjerat musuh, bukan hanya untuk memancing.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 32:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 32:3

✕  Sering dikira

Mengira bahwa jala ini berarti Mesir akan ditangkap secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah metafora penghukuman, bukan alat tangkap sungguhan.

✕  Sering dikira

Menganggap 'banyak orang' adalah pasukan Babel saja.

✓  Yang sebenarnya

Ini bisa termasuk bangsa lain yang ikut menjatuhkan Mesir.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 32:3

Tuhan tidak hanya mengawasi tetapi juga bertindak terhadap kejahatan. Saat kita melihat ketidakadilan, ingatlah bahwa akhirnya Tuhan yang akan menegakkan keadilan, jadi jangan lakukan balas dendam sendiri.

Tuhan, aku percaya bahwa Engkau memegang kendali atas segala keadaan; tolong aku menyerahkan keadilan kepada-Mu. Amin.