Pedang Babel Dikuatkan

Yehezkiel 30:24

Hukuman atas Mesir

Aku akan menguatkan lengan-lengan raja Babel, dan menaruh pedang-Ku di tangannya, tetapi Aku akan mematahkan lengan-lengan Firaun, dan dia akan mengerang di hadapan raja Babel dengan erangan orang yang terluka parah.

Yehezkiel 30:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 30:24?

Allah akan memperkuat raja Babel dan menaruh pedang-Nya di tangan raja itu, sementara lengan Firaun dipatahkan. Ini menunjukkan bahwa Allah memakai Nebukadnezar sebagai alat penghukuman-Nya atas Mesir. Firaun akan mengerang seperti orang yang terluka parah di hadapan musuhnya.

Latar belakang

Allah menguatkan raja Babel

Tuhan akan memberikan kekuatan kepada raja Babel untuk melawan Mesir. Firaun akan mengerang seperti orang terluka parah, menunjukkan kehancuran total kekuatannya.

Di mana

Babel

Di pembuangan

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babel, setelah penyerakan diumumkan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mesir dikalahkan
Babel menghancurkan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah yang memakai Babel sebagai alat penghakiman-Nya.

Y

Kepada

Yehezkiel

Nabi yang menyaksikan rencana Allah.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָזַק

chazaq · menguatkan

Membuat kuat atau kokoh

חֶרֶב

cherev · pedang

Simbol perang dan penghakiman

נָאַק

na'ak · mengerang

Mengeluh atau mengerang kesakitan

Kata-kata ini menunjukkan bahwa kekuatan Babel berasal dari Allah, dan Firaun akan menderita secara fisik dan emosional karena kehilangan kekuatan.

Tahukah kamu

Nebukadnezar sebagai alat Tuhan

Nebukadnezar tidak menyadari bahwa ia dipakai Allah untuk menghukum bangsa-bangsa (Yeremia 25:9).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 30:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 30:24

✕  Sering dikira

Menganggap Babel lebih kuat daripada Allah.

✓  Yang sebenarnya

Babel hanya alat di tangan Allah; Allah yang memberikan kemenangan.

✕  Sering dikira

Berpikir Allah kejam tanpa alasan.

✓  Yang sebenarnya

Penghakiman atas Mesir adalah akibat dari kesombongan dan penindasan mereka.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 30:24

Tuhan dapat memakai siapa saja, bahkan orang yang tidak mengenal-Nya, untuk melaksanakan rencana-Nya. Ini mengingatkan kita bahwa sejarah dikendalikan oleh Allah, dan kita perlu berserah pada kehendak-Nya, meski tidak selalu kita mengerti.

Tuhan, percayakan hidupku sepenuhnya kepada-Mu, karena Engkau yang memegang kendali atas segala sesuatu. Amin.