Pedang TUHAN di tangan Babel

Yehezkiel 30:25

Hukuman atas Mesir dan Penghiburan bagi Israel

Demikianlah, Aku akan menguatkan lengan-lengan raja Babel, tetapi lengan-lengan Firaun akan jatuh. Dengan demikian, mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN ketika Aku menaruh pedang-Ku ke tangan raja Babel dan dia mengacungkannya terhadap negeri Mesir.

Yehezkiel 30:25 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 30:25?

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah akan memperkuat raja Babel untuk menghukum Mesir, sementara lengan Firaun akan patah. Tujuannya adalah agar semua orang menyadari bahwa TUHAN adalah Allah yang berdaulat atas sejarah bangsa-bangsa.

Latar belakang

TUHAN menguatkan raja Babel

Ayat ini menegaskan bahwa TUHAN-lah yang menguatkan raja Babel untuk menjalankan penghakiman atas Mesir. Firaun dan Mesir akan jatuh, sementara raja Babel menjadi alat TUHAN.

Di mana

Tel Aviv-Yafo, Israel

Di tepi sungai Kebar, antara para buangan

Kapan

~587 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yerusalem jatuh, 586 SM
Nebukadnezar hancurkan Mesir, 568 SM
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH (YHWH)

Allah Israel, berdaulat atas sejarah

Y

Kepada

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan, ~30 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָזַק

khazaq · menguatkan

Membuat kuat, memegang erat

זְרוֹעַ

zeroa · lengan

Lengan, kekuatan, kuasa

יָד

yad · tangan

Tangan, kekuatan, kendali

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kekuatan raja Babel berasal dari TUHAN; lengan dan tangan-Nya yang menentukan jalannya sejarah.

Tahukah kamu

Pedang TUHAN di tangan raja Babel

Raja Babel, Nebukadnezar, di sini dipakai oleh TUHAN sebagai 'pedang' untuk menghukum Mesir, meskipun ia tidak menyembah TUHAN.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 30:25

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 30:25

✕  Sering dikira

Mengira TUHAN memberkati Babel secara permanen.

✓  Yang sebenarnya

Babel hanyalah alat penghukuman; mereka juga akan dihakimi.

✕  Sering dikira

Mengira lengan Firaun patah total tanpa pemulihan.

✓  Yang sebenarnya

Mesir memang jatuh, tetapi tetap ada sebagai bangsa (band. Yeh. 29:15).

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 30:25

Ketika kita melihat kekuatan duniawi yang tampak berjaya, ingatlah bahwa Allah yang memegang kendali. Dia bisa menguatkan siapa pun dan merendahkan yang lain sesuai rencana-Nya. Kiranya kita tetap rendah hati dan bergantung pada Allah, bukan pada kekuatan sendiri.

Tuhan, ajarlah aku untuk selalu percaya pada kedaulatan-Mu, baik dalam keberhasilan maupun kegagalan, karena Engkau yang menentukan jalan hidupku. Amin.