Edom dihukum karena dendam

Yehezkiel 25:12

Hukuman atas Bangsa-Bangsa Tetangga

PerikopNubuat Melawan Edom · Yehezkiel 25:12-14 →
“Beginilah firman Tuhan ALLAH, “Karena Edom telah bertindak melawan keturunan Yehuda dengan membalas dendam, dan telah melakukan kesalahan besar dengan berbuat demikian,”

Yehezkiel 25:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 25:12?

Edom bersalah karena membalas dendam kepada Yehuda. Tindakan mereka dianggap dosa besar, sehingga Allah akan menghukum mereka dan menyatakan murka-Nya.

Latar belakang

Edom bersalah karena dendam

Edom telah bertindak kejam terhadap Yehuda, membalas dendam dan melakukan kesalahan besar. Tuhan akan merentangkan tangan-Nya untuk menghukum Edom, membinasakan manusia dan binatang.

Di mana

Edom

Di daerah pegunungan Seir, saat hukuman

Kapan

~590 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Jatuhnya Yerusalem
Penghukuman Filistin
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah yang membalas kejahatan

O

Kepada

Orang Edom

Keturunan Esau, saudara Yakub

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָקָם

naqam · membalas dendam

Pembalasan, dendam

אָשֹׁם

ashom · kesalahan besar

Kesalahan, bersalah

נָטָה יָד

natah yad · merentangkan tangan

Tindakan kuasa untuk menghukum

Dendam Edom adalah dosa besar, dan Tuhan merespons dengan kekuatan-Nya. Ini menunjukkan bahwa kejahatan tidak luput dari perhatian Allah.

Tahukah kamu

Teman dan Dedan

Teman dan Dedan adalah dua kota penting di Edom, yang mewakili wilayah utara dan selatan. Semuanya akan terkena hukuman.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 25:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 25:12

✕  Sering dikira

Edom dihukum karena mereka bukan Yahudi

✓  Yang sebenarnya

Mereka dihukum karena kejahatan mereka, bukan karena etnis

✕  Sering dikira

Pembalasan oleh Israel adalah balas dendam pribadi

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah hukuman dari Tuhan, bukan inisiatif manusia

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 25:12

Membalas dendam bukanlah hak kita. Saat kita disakiti, menyerahkan pembalasan kepada Tuhan membawa kelegaan dan mencegah kita terjerumus pada dosa. Belajarlah mengampuni, karena kita sendiri telah diampuni Allah.

Tuhan, lepaskan aku dari keinginan membalas dendam; karuniakanlah hati yang mengampuni seperti Engkau telah mengampuniku. Amin.