Akar Mesir
Yehezkiel 23:8
Dua Saudari: Samaria dan Yerusalem
“Ia tidak meninggalkan persundalan yang telah ia lakukan sejak di Mesir. Sebab, pada masa mudanya, orang-orang telah tidur dengannya, dan mereka memegang-megang puting keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.”Yehezkiel 23:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia tidak meninggalkan persundalannya yang dilakukannya sejak dari Mesir, sebab pada masa mudanya orang sudah menidurinya, dan mereka memegang- megang dada keperawanannya dan mencurahkan persundalan mereka kepadanya.”Yehezkiel 23:8 · TB
Terjemahan Baru
“Ia terus saja melacur seperti yang dahulu dilakukannya di Mesir, di mana ia kehilangan keperawanannya. Sejak masa kecilnya, ia telah ditiduri dan diperlakukan sebagai pelacur.”Yehezkiel 23:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Neither left she her whoredoms brought from Egypt: for in her youth they lay with her, and they bruised the breasts of her virginity, and poured their whoredom upon her.”Yehezkiel 23:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 23:8?
Ohola tidak berhenti dari persundalannya sejak di Mesir, menunjukkan bahwa dosa yang sudah lama dipelihara menjadi kebiasaan yang sulit dilepaskan. Hubungan gelap dengan Mesir melambangkan ketergantungan pada dunia dan dosa masa lalu yang terus berlanjut.
Latar belakang
Dosa yang Berlanjut
Allah menegaskan bahwa Ohola tidak meninggalkan perzinahan yang sudah dimulai sejak di Mesir. Pada masa mudanya, orang-orang Mesir tidur dengannya dan meremas-remas puting keperawanannya, melambangkan pengaruh Mesir yang telah membentuk pola dosa Israel sejak awal.
Di mana
Tel Aviv (dekat sungai Kebar)
Menegaskan dosa yang berakar dari Mesir
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, yang setia namun kecewa
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לֹא עָזְבָה
lo azvah · tidak meninggalkan
tidak meninggalkan, tidak melepaskan
נְעוּרֶיהָ
ne'ureha · masa muda
masa muda, masa awal
עִשּׂוּ
ishu · memegang-megang
meremas, menekan, atau menipu
Kata 'azav' berarti 'meninggalkan' dengan implikasi melepaskan diri dari ikatan. Israel tidak pernah melepaskan 'masa muda' (ne'urim) yang penuh penderitaan dan pengaruh asing. Kata 'ashaq' yang diterjemahkan 'memegang-megang' juga bisa berarti 'memeras' atau 'menipu'—menggambarkan pengalaman yang membentuk trauma dan dosa. Jadi, akar masalahnya adalah keterikatan yang belum diputuskan, yang berlanjut hingga dewasa.
Tahukah kamu
Renda-rinduan
Kata 'memegang-megang' di sini (ashaq) juga bisa berarti 'menipu' atau 'memeras', menunjukkan bahwa pengaruh Mesir tidak hanya seksual tetapi juga penindasan dan penipuan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 23:8
Keluaran 20:2
Meninggalkan Mesir
“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawa engkau keluar dari tanah Mesir.”
Yehezkiel 20:7
Larangan berhala
“Maka Aku berkata kepada mereka: Buanglah setiap dewa kejijikan yang kamu cintai.”
Hosea 11:1
Masa muda
“Ketika Israel masih muda, Kukasihi dia, dan dari Mesir Kupanggil anak-Ku itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 23:8
✕ Sering dikira
Jika Israel terus berbuat dosa, berarti Allah tidak berkuasa mengubahnya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini justru menunjukkan kesetiaan Allah yang panjang, namun juga keseriusan dosa yang berakar.
✕ Sering dikira
Perempuan dalam kiasan ini pantas diperlakukan seperti itu.
✓ Yang sebenarnya
Metafora ini untuk menggambarkan dosa rohani yang menyakitkan hati Allah, bukan untuk melegitimasi kekerasan terhadap perempuan.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 23:8
Kebiasaan dosa yang tidak diakui dan diampuni akan terus membelenggu kita. Hari ini, maukah kita mengakui dosa lama yang masih kita pelihara dan meminta Tuhan memutuskan belenggu itu?
Tuhan, aku mengakui dosa lamaku yang masih melekat; lepaskan aku dari kebiasaan dosa ini dan perbarui hatiku. Amin.