Ohola dan Kekasih Asyur

Yehezkiel 23:7

Dua Saudari: Samaria dan Yerusalem

PerikopOhola dan Oholiba · Yehezkiel 23:1-49 →
“Ia menyerahkan persundalannya kepada mereka, semuanya adalah orang Asyur pilihan, dan kepada semua ia bernafsu, ia menajiskan dirinya sendiri dengan semua berhala mereka.”

Yehezkiel 23:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 23:7?

Ohola (Samaria) menyerahkan dirinya sepenuhnya kepada kekasih-kekasihnya, yaitu Asyur, dan menajiskan dirinya dengan berhala-berhala mereka. Ini menggambarkan bagaimana umat Allah mengandalkan kekuatan asing dan menyembah ilah-ilah mereka, yang merupakan bentuk persundalan rohani.

Latar belakang

Ohola Menyerahkan Diri

Allah melanjutkan kiasan tentang dua saudari. Ohola (Samaria) yang sudah menjadi milik Allah, namun ia menyerahkan persundalannya kepada orang Asyur, para kekasihnya. Ia menajiskan dirinya dengan berhala-berhala mereka, makin terjerat dalam penyembahan berhala.

Di mana

Tel Aviv (dekat sungai Kebar)

Di tengah komunitas buangan, menerima firman

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem
Kejatuhan Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel, yang setia namun kecewa

Y

Kepada

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וַתִּתֵּן

vatitten · menyerahkan

memberikan, menyerahkan

תַּזְנוּתֶיהָ

taznuteha · persundalan

perzinahan, pelacuran

וַתַּעְגְּבָה

vatta'geva · bernafsu

mencintai dengan hasrat yang membara

Kata 'bernafsu' (ta'avah) di sini menekankan hasrat yang kuat dan tak terkendali, bukan sekadar ketertarikan. 'Menyerahkan' (natan) menunjukkan tindakan aktif memberikan diri, bukan pasif. Persundalan (zenut) mengacu pada penyembahan berhala yang digambarkan sebagai perselingkuhan rohani. Ketiganya menggarisbawahi kesalahan Israel: mereka dengan sengaja memberikan diri kepada berhala karena hasrat yang membara.

Tahukah kamu

Nama yang Bermakna

Ohola berarti 'kemahnya sendiri' dan Oholiba 'kemah-Ku di dalamnya', menyiratkan Samaria yang memiliki tempat ibadah sendiri yang tidak sah, sedangkan Yerusalem seharusnya menjadi tempat kediaman Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 23:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 23:7

✕  Sering dikira

Ayat ini hanya tentang dosa seksual harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Sebenarnya ini adalah metafora untuk penyembahan berhala dan perjanjian politik dengan bangsa lain.

✕  Sering dikira

Allah ikut campur dalam urusan 'asrama' rohani Israel.

✓  Yang sebenarnya

Allah memakai gambaran ini untuk menunjukkan betapa seriusnya dosa rohani, bukan sekadar pelanggaran moral.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 23:7

Kita mungkin tidak menyembah berhala fisik, tapi kita bisa 'menajiskan diri' dengan mengandalkan hal-hal duniawi seperti uang, status, atau hubungan yang bertentangan dengan kehendak Tuhan. Evaluasi kembali apa yang paling kita andalkan dalam hidup ini.

Tuhan, ampuni aku jika aku lebih mengandalkan hal-hal duniawi daripada Engkau; murnikan hatiku agar hanya bergantung pada-Mu. Amin.