Perempuan yang Menghias Diri untuk Kekasih
Yehezkiel 23:40
Dua Saudari yang Tidak Setia
PerikopOhola dan Oholiba · Yehezkiel 23:1-49 →““Lebih jauh lagi, mereka mengirim utusan untuk orang-orang yang datang dari jauh, dan lihatlah, mereka datang. Untuk mereka, kamu mandi, menghias matamu, dan mendandani dirimu sendiri dengan perhiasan-perhiasan.”Yehezkiel 23:40 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tambahan lagi mereka meminta orang-orang datang dari tempat yang jauh dengan menyuruh suruhan memanggil mereka, dan sungguh, mereka datang. Demi kedatangan mereka engkau mandi bersih-bersih, mencalak alismu dan menghias dirimu dengan perhiasan-perhiasan.”Yehezkiel 23:40 · TB
Terjemahan Baru
“Mereka bahkan mengirim undangan kepada pria-pria di negeri-negeri yang jauh, dan mereka memenuhi undangan itu. Untuk menyambut tamu-tamu itu, kedua kakak beradik itu mandi, memakai celak mata dan mengenakan perhiasan-perhiasannya.”Yehezkiel 23:40 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And furthermore, that ye have sent for men to come from far, unto whom a messenger was sent; and, lo, they came: for whom thou didst wash thyself, paintedst thy eyes, and deckedst thyself with ornaments,”Yehezkiel 23:40 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 23:40?
Ayat ini melanjutkan gambaran Yerusalem yang mencari kekasih asing, yaitu bangsa-bangsa lain, dengan mengirim utusan kepada mereka. Mereka berdandan dan berhias untuk menarik perhatian, menunjukkan upaya aktif dalam mengejar aliansi politik yang bertentangan dengan kehendak Tuhan.
Latar belakang
Hiasan Diri yang Menipu
Dalam kiasan metaforis, Oholiba (Yerusalem) diumpamakan perempuan pelacur yang mengirim utusan kepada bangsa asing untuk menarik mereka. Ayat ini menggambarkan upayanya berdandan dan menghias diri untuk para kekasihnya, melambangkan Yerusalem yang mencari aliansi politik dan penyembahan berhala dari bangsa-bangia lain.
Di mana
Tel Aviv, Babilonia
Di rumah Yehezkiel di dekat Sungai Kebar
Kapan
sekitar 593 SM
Zaman Pembuangan
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, yang setia namun ditolak umat-Nya
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi, dipanggil Tuhan di pembuangan Babel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
רחץ
rachats · mandi
mencuci atau membersihkan diri, sering untuk ritual atau persiapan.
עין
ayin · mata
mata, melambangkan kesadaran dan keinginan.
עדי
adi · perhiasan
perhiasan atau hiasan, sering menunjukkan kemewahan dan kecantikan.
Tindakan mandi, mencoret mata, dan memakai perhiasan bukan sekadar kecantikan, tetapi persiapan untuk menarik perhatian kekasih gelap—menggambarkan usaha Yerusalem untuk memikat bangsa-bangsa asing.
Tahukah kamu
Minyak Wangi dan Simbolisme
Dalam dunia kuno, minyak wangi adalah barang mewah yang sering digunakan dalam ritual atau untuk menarik kekasih. Penggunaan kemenyan dan minyak di sini menyinggung ibadah yang disalahgunakan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 23:40
Yesaya 3:16-24
Kesombongan dan hiasan
“Tuhan berfirman tentang putri-putri Sion yang sombong dan berjalan dengan langkah genit, menarik perhatian.”
Wahyu 17:4
Pelacur Babel
“Perempuan itu memakai kain ungu dan merah tua, dihiasi dengan emas, batu permata, dan mutiara.”
Amsal 7:10
Dandan pelacur
“Lalu datanglah seorang perempuan mendekatinya, berpakaian seperti pelacur dengan hati yang licik.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 23:40
✕ Sering dikira
Menganggap ayat ini hanya tentang dosa seksual harfiah, bukan kiasan rohani.
✓ Yang sebenarnya
Perzinaan di sini adalah metafora untuk penyembahan berhala dan persekutuan politik yang tidak setia kepada Allah.
✕ Sering dikira
Mengira Allah tidak peduli pada penampilan fisik, padahal konteksnya adalah kemewahan yang dipakai untuk kejahatan.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan mengkritik penggunaan kekayaan dan kecantikan untuk tujuan yang melawan kehendak-Nya, bukan sekadar penampilan itu sendiri.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 23:40
Kita sering berdandan secara rohani untuk menyenangkan dunia, mencari pengakuan atau keamanan dari hal-hal yang bukan Tuhan. Ingatlah bahwa identitas kita sejati ada di dalam Kristus, bukan pada persetujuan manusia.
Tuhan, lepaskan kami dari kebutuhan akan pengakuan dunia; jadikan kami berkenan kepada-Mu saja. Amin.