Dua Saudari, Dua Kota
Yehezkiel 23:4
Metafora Perzinaan Samaria dan Yerusalem
“Nama yang sulung adalah Ohola dan adik perempuannya adalah Oholiba. Mereka adalah milik-Ku, dan mereka melahirkan anak-anak laki-laki dan anak-anak perempuan. Adapun nama-nama mereka, Ohola adalah Samaria, dan Oholiba adalah Yerusalem.””Yehezkiel 23:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Nama yang tertua ialah Ohola dan nama adiknya ialah Oholiba. Mereka Aku punya dan mereka melahirkan anak- anak lelaki dan perempuan. Mengenai nama-nama mereka, Ohola ialah Samaria dan Oholiba ialah Yerusalem.”Yehezkiel 23:4 · TB
Terjemahan Baru
“Yang sulung bernama Ohola; ia melambangkan Samaria. Adiknya bernama Oholiba; ia melambangkan Yerusalem. Aku kawin dengan mereka dan mendapat anak dari kedua-duanya.”Yehezkiel 23:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the names of them were Aholah the elder, and Aholibah her sister: and they were mine, and they bare sons and daughters. Thus were their names; Samaria is Aholah, and Jerusalem Aholibah.”Yehezkiel 23:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 23:4?
Perempuan-perempuan itu diberi nama Ohola dan Oholiba, yang secara simbolis mewakili Samaria dan Yerusalem. Mereka adalah milik Allah, dan dari mereka lahir anak-anak, tetapi mereka menjadi tidak setia. Nama-nama ini menegaskan hubungan perjanjian yang telah dinodai.
Latar belakang
Perumpamaan Dua Saudari
Tuhan memperkenalkan dua perempuan bersaudara, Ohola dan Oholiba, sebagai personifikasi Samaria dan Yerusalem. Keduanya milik Tuhan, tetapi mereka tidak setia dengan berzina secara rohani, yaitu menyembah berhala dan bersekutu dengan bangsa asing.
Di mana
Babel
Di tepi Sungai Kebar, di tengah komunitas buangan
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, sumber kebenaran dan penghakiman
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan Babel, ~30 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָהֳלָה
'Oholah · Ohola
Kemahnya sendiri, melambangkan Samaria
אָהֳלִיבָה
'Oholivah · Oholiba
Kemahku di dalam dia, melambangkan Yerusalem
לִי
li · milik-Ku
Kepunyaan-Ku, menunjukkan hubungan perjanjian
Nama-nama ini mengungkapkan hubungan yang intim: Oholiba berarti 'kemah-Ku di dalam dia', menegaskan kehadiran Tuhan di Yerusalem. Namun, keduanya milik Tuhan, sehingga perzinaan rohani mereka adalah pengkhianatan yang serius.
Tahukah kamu
Nama yang Bermakna
Nama Ohola berarti 'kemahnya sendiri', merujuk pada tempat ibadah di Samaria yang didirikan sendiri, bukan di Yerusalem. Ini menekankan perpecahan dan penyimpangan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 23:4
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 23:4
✕ Sering dikira
Menganggap Ohola dan Oholiba adalah dua individu nyata.
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah personifikasi kota Samaria dan Yerusalem.
✕ Sering dikira
Mengira 'milik-Ku' berarti Tuhan memiliki mereka secara fisik.
✓ Yang sebenarnya
Ini menunjukkan hubungan perjanjian, bukan kepemilikan pribadi.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 23:4
Sebagai milik Kristus, kita dipanggil untuk setia. Namun, ketika kita jatuh dalam dosa, kita merusak hubungan perjanjian kita dengan Dia. Evaluasi kesetiaan kita kepada Tuhan.
Tuhan, aku adalah milik-Mu; tolong aku untuk hidup setia dalam perjanjian dengan-Mu. Amin.