Mencari Penengah yang Tidak Ada

Yehezkiel 22:30

Tidak Ada yang Berdiri di Celah

“Aku mencari seseorang di antara mereka, yang akan membangun tembok dan berdiri di celah di hadapan-Ku demi negeri itu, sehingga Aku tidak perlu menghancurkannya, tetapi Aku tidak menemukan seorang pun.

Yehezkiel 22:30 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 22:30?

Allah mencari seseorang yang mau menjadi penengah, berdiri 'di celah' untuk mencegah kehancuran, tetapi tidak menemukan satupun. Ini menunjukkan tidak ada orang benar yang mau berdoa dan bertindak bagi bangsa itu, sehingga hukuman tak terhindarkan.

Latar belakang

Tuhan mencari perantara yang tak ditemukan

Tuhan mencari seseorang yang bisa 'membangun tembok' dan 'berdiri di celah' untuk mencegah kehancuran, tetapi tidak menemukan seorang pun. Ini menggambarkan kesediaan Tuhan untuk menyelamatkan jika ada yang menjadi perantara, tetapi tidak ada yang layak.

Di mana

Babilon

Di tepi sungai Kebar, di antara para buangan

Kapan

~590 SM

Pembuangan Babilon

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kejatuhan Yerusalem
Penghancuran Bait Suci
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah Israel, berfirman melalui Yehezkiel

Y

Kepada

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan, ~30 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

גָּדַר

gadar · membangun

membangun tembok atau pagar; secara kiasan, memperbaiki atau melindungi.

עָמַד

amad · berdiri

berdiri tegak, siap bertindak; menunjukkan ketahanan dan kehadiran.

פֶּרֶץ

perets · celah

retakan, pelanggaran, atau celah; tempat di mana pertahanan bisa ditembus.

Kata-kata ini menunjukkan kebutuhan akan seseorang yang secara aktif membangun kembali pertahanan rohani dan berdiri di tempat yang paling berbahaya, tetapi tidak ada yang bersedia.

Tahukah kamu

Celah di tembok

Dalam konteks militer, celah di tembok kota adalah titik lemah yang harus dijaga. Berdiri di celah berarti mempertahankan kota dari serangan musuh, di sini secara rohani.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 22:30

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 22:30

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti Tuhan tidak mau menyelamatkan, jadi Ia mencari alasan untuk menghukum.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini justru menunjukkan kerinduan Tuhan untuk menyelamatkan; Ia mencari perantara, tetapi tidak menemukannya.

✕  Sering dikira

Kita sendiri harus menjadi 'tembok' atau 'celah' untuk menyelamatkan diri.

✓  Yang sebenarnya

Peran ini akhirnya digenapi oleh Yesus Kristus, yang menjadi perantara sempurna.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 22:30

Kita dipanggil untuk menjadi penengah dalam doa bagi keluarga, gereja, dan bangsa. Berdirilah di celah untuk berdoa syafaat dan bertindak dengan benar, karena Allah mencari orang yang mau membangun tembok perlindungan.

Ya Tuhan, jadikan kami pendoa syafaat yang setia, yang mau berdiri di celah untuk kebaikan orang lain. Amin.