Tembok yang tidak dibangun

Yehezkiel 13:5

Melawan Nabi-nabi Palsu

Kamu belum memanjat celah-celah tembok, atau membangun tembok di sekeliling keturunan Israel untuk bertahan dalam pertempuran pada hari TUHAN.”

Yehezkiel 13:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 13:5?

Nabi-nabi palsu tidak melakukan tugas mereka untuk 'memanjat celah-celah tembok' atau membangun tembok pertahanan rohani bagi umat. Mereka gagal berdoa dan bertindak untuk melindungi umat dari kehancuran, terutama pada 'hari TUHAN' yang penuh penghakiman.

Latar belakang

Kritik atas kurangnya pertahanan

Yehezkiel menegur nabi palsu karena tidak berusaha memperbaiki moral dan iman umat, seperti tidak memanjat celah tembok atau membangun pertahanan.

Di mana

Tel Aviv, Babilonia

Di tepi sungai Kebar, dekat pemukiman pembuangan

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babilonia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kehancuran Yerusalem
Kebinasaan nabi palsu
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yehezkiel

Imam dan nabi Yahudi di pembuangan, ~30 tahun

N

Kepada

Nabi-nabi palsu Israel

Para nabi yang mengaku bicara atas nama TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֲלִיתֶם

alitem · memanjat

Naik ke atas, tindakan aktif untuk memperbaiki.

פְּרָצִים

peratzim · celah-celah

Lubang atau retakan pada tembok, titik rawan.

גָּדֵר

gader · tembok

Dinding pertahanan, tempat berlindung.

Kata 'celah' dan 'tembok' menunjukkan perlindungan yang diperlukan. Nabi palsu tidak ada di tempat bahaya, mereka justru membiarkan umat tanpa pertahanan.

Tahukah kamu

Celah tembok dalam konteks perang

Jika tembok kota retak, pembela akan berdiri di celah untuk menghalau musuh. Di sini, nabi palsu tidak melakukan apa-apa untuk melindungi umat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 13:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 13:5

✕  Sering dikira

Ayat ini tentang pembangunan tembok fisik Yerusalem.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora untuk pertahanan rohani dan moral umat.

✕  Sering dikira

Hari TUHAN adalah hari kemakmuran.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, hari TUHAN adalah hari penghakiman.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 13:5

Kita dipanggil untuk menjadi penjaga doa bagi keluarga, gereja, dan bangsa. Jangan tinggal diam saat melihat celah-celah kehancuran; berdoalah dan bangun benteng perlindungan rohani.

Tuhan, buka mataku untuk melihat kebutuhan orang-orang di sekitarku dan berikan aku keberanian untuk berdoa dan bertindak membangun perlindungan rohani. Amin.