Panggilan untuk menghakimi

Yehezkiel 22:2

Dosa-dosa Yerusalem dan Murka TUHAN

“Dan kamu, anak manusia, apakah kamu akan mengadili, apakah kamu akan mengadili kota berdarah itu? Beritahukanlah kepadanya semua kekejiannya.

Yehezkiel 22:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 22:2?

Yehezkiel 22:2 menunjukkan Tuhan memerintahkan Yehezkiel untuk 'mengadili' kota yang berdarah, yaitu Yerusalem. Ini berarti menyatakan dosa-dosa mereka secara terbuka agar mereka sadar. Tuhan ingin umat-Nya melihat kekejian mereka sendiri, bukan untuk menghakimi tanpa belas kasihan, tetapi untuk membawa mereka pada pertobatan.

Latar belakang

Menghakimi kota berdarah

TUHAN memerintahkan Yehezkiel untuk mengadili Yerusalem, menyebutnya 'kota berdarah' karena kekerasan dan dosa-dosanya. Ini adalah panggilan untuk menyampaikan dakwaan.

Di mana

Babel

Di tepi sungai Kebar

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Panggilan Yehezkiel
Penghakiman Yerusalem
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, yang berfirman kepada Yehezkiel.

Y

Kepada

Yehezkiel

Imam dan nabi, di pembuangan Babel.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁפַט

shaphat · mengadili

menghakimi, memutuskan perkara

עִיר

ir · kota

kota, tempat tinggal

דָּם

dam · berdarah

darah, penumpahan darah

Kata 'shaphat' berarti menghakimi dengan otoritas, menunjukkan bahwa Yehezkiel bertindak sebagai juru dakwa Allah. 'Ir' dan 'dam' menegaskan identitas kota yang penuh kekerasan.

Tahukah kamu

Kota berdarah

Gelar 'kota berdarah' dipakai juga untuk Niniwe dan Babel, tetapi di sini ironis karena Yerusalem seharusnya kudus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 22:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 22:2

✕  Sering dikira

Yehezkiel diminta menghakimi kota secara harfiah

✓  Yang sebenarnya

Ia diminta menyampaikan dakwaan Allah, bukan menjatuhkan hukuman sendiri.

✕  Sering dikira

Allah tidak adil menghakimi umat-Nya

✓  Yang sebenarnya

Tuhan adalah hakim yang adil; penghakiman-Nya adalah konsekuensi dosa.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 22:2

Kita dipanggil untuk mengakui dosa kita dengan jujur, bukan menyembunyikannya. Dengan mengakui kesalahan, kita membuka jalan untuk pemulihan dan perubahan hidup.

Bapa, berilah aku keberanian untuk mengakui dosa-dosaku dan untuk berbicara kebenaran dengan kasih, agar aku dapat menjadi alat pemulihan-Mu. Amin.