Ratapan yang Menghancurkan Hati
Yehezkiel 21:6
Pedang TUHAN yang Dihunus
““Dan kamu, hai anak manusia, mengeranglah dengan remuk hati dan kedukaan yang pahit, mengeranglah di hadapan mereka.”Yehezkiel 21:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan engkau anak manusia, mengeranglah! Mengeranglah di hadapan mereka seperti seorang yang tulang pinggangnya patah dan yang berada dalam kesengsaraan yang pahit.”Yehezkiel 21:6 · TB
Terjemahan Baru
“Hai manusia fana, mengeranglah dan mengaduhlah di depan orang-orang Israel, seolah-olah engkau patah hati dan putus asa.”Yehezkiel 21:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sigh therefore, thou son of man, with the breaking of thy loins; and with bitterness sigh before their eyes.”Yehezkiel 21:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 21:6?
Tuhan memerintahkan Yehezkiel untuk mengerang dengan remuk hati dan kedukaan pahit di hadapan orang banyak. Ini adalah ekspresi kesedihan yang mendalam yang mencerminkan beratnya pesan penghakiman, dan sebagai tanda bahwa nubuat itu benar-benar datang dari Tuhan yang berbelaskasihan.
Latar belakang
Nabi yang Menderita Bersama
TUHAN memerintahkan Yehezkiel untuk mengerang dengan remuk hati dan kedukaan yang pahit di hadapan orang banyak. Ini menunjukkan bahwa nabi tidak hanya menyampaikan pesan, tetapi juga ikut merasakan penderitaan yang akan menimpa umatnya.
Di mana
Babel (lokasi Yehezkiel)
Di antara para buangan di tepi sungai Kebar
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel, berdaulat atas sejarah
Kepada
Yehezkiel
Imam dan nabi di pembuangan, ~30 tahun
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אָנַח
anach · mengerang
mengeluh, meratap, mendesah karena sakit
שֶׁבֶר
shever · remuk
kehancuran, patah, remuk; sering untuk keruntuhan
מַר
mar · pahit
pahit, getir; juga berarti sedih, susah
Ketiga kata ini menunjukkan penderitaan yang total: 'mengerang' adalah keluhan fisik, 'remuk' menunjukkan kehancuran dalam, dan 'pahit' menggambarkan rasa yang tidak enak. Ini menekankan bahwa nabi merasakan betul kepedihan penghakiman.
Tahukah kamu
Erat sebagai Tanda
Erat dalam Alkitab sering menjadi tanda duka yang dalam; di sini Yehezkiel diperintahkan untuk mengerang 'dengan remuk hati'—ini adalah respons emosional yang nyata, bukan sekadar drama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 21:6
Ratapan 1:12
Ratapan nabi
“Lihatlah, dan perhatikanlah, jika ada kesedihan seperti kesedihanku yang ditimpakan kepadaku.”
Yesaya 22:4
Kesedihan atas umat
“Sebab itu aku berkata: 'Janganlah melihat aku, biarlah aku menangis dengan pedih; janganlah mendesak aku, karena telah binasa puteri bangsaku.'”
Yeremia 9:1
Air mata nabi
“Sekiranya kepalaku penuh air dan mataku menjadi mata air, maka aku akan menangis siang malam karena orang-orang puteri bangsaku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 21:6
✕ Sering dikira
Yehezkiel hanya berpura-pura sedih agar orang terkesan.
✓ Yang sebenarnya
Ratapannya adalah perintah Tuhan dan mencerminkan kesedihan sejati atas kehancuran yang akan datang; bukan sekadar sandiwara.
✕ Sering dikira
Allah ingin membuat nabi menderita, jadi Dia kejam.
✓ Yang sebenarnya
Allah memakai nabi untuk menunjukkan keseriusan pesan-Nya; Yehezkiel ikut merasakan beban, bukan karena Allah kejam, tetapi karena nabi adalah wakil Allah yang peduli.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 21:6
Tuhan tidak menuntut kita untuk bersikap tanpa emosi ketika menghadapi penderitaan. Sebaliknya, kita boleh mengungkapkan kesedihan dan kepedihan kita dengan jujur, sebagai bentuk empati dan kejujuran dalam iman.
Tuhan, beri aku hati yang peka dan keberanian untuk mengungkapkan kesedihan dengan jujur di hadapan-Mu dan sesamaku. Amin.