Firman Tentang Selatan

Yehezkiel 20:45

Penghakiman Api

PerikopIsrael Berbalik dari Allah · Yehezkiel 20:1-49 →
“Kemudian, firman TUHAN datang kepadaku, kata-Nya,”

Yehezkiel 20:45 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 20:45?

Ayat ini menandai awal dari firman baru kepada Yehezkiel. Tuhan memerintahkan nabi untuk menyampaikan pesan yang keras tentang penghakiman, kali ini dalam bentuk perumpamaan atau kiasan. Ini menunjukkan bahwa Tuhan sering menggunakan berbagai cara untuk menyampaikan kebenaran.

Latar belakang

Arah ke Selatan

Firman Tuhan datang lagi kepada Yehezkiel. Dia diperintahkan untuk bernubuat ke selatan, melambangkan Yerusalem dan Yehuda yang akan dihukum seperti hutan yang terbakar.

Di mana

Babilonia

Di pembuangan, dekat sungai Kebar

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Janji pemulihan
Nubuat api hutan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan ALLAH

Allah yang berfirman melalui nabi

Y

Kepada

Yehezkiel

Imam dan nabi di pembuangan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שִׂים

sim · arahkan

menempatkan, mengarahkan

יַעַר

ya'ar · hutan

hutan, semak belukar

נֶגֶב

negev · selatan

selatan, tanah kering

Arahkan wajah ke selatan artinya fokus pada penghakiman yang akan datang. Hutan melambangkan kebanggaan manusia yang akan dibakar habis.

Tahukah kamu

Arah mata angin

Selatan dalam konteks ini mengarah ke Yerusalem dari Babilonia. Api sering dipakai sebagai simbol penghakiman Tuhan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 20:45

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 20:45

✕  Sering dikira

Hutan ini harfiah pohon.

✓  Yang sebenarnya

Ini kiasan untuk bangsa yang sombong.

✕  Sering dikira

Api ini hanya untuk Israel.

✓  Yang sebenarnya

Ini juga mengingatkan penghakiman akhir atas semua yang jahat.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 20:45

Biarkan Tuhan berbicara kepadamu melalui berbagai cara, termasuk melalui peristiwa hidup atau perkataan orang lain. Tetaplah peka dan mau mendengarkan panggilan-Nya.

Tuhan, bukalah telinga dan hatiku untuk menerima firman-Mu, apa pun bentuknya, Amin.