Hari TUHAN yang Membara
Maleakhi 4:1
Hari Tuhan dan Janji Pemulihan
““Sebab lihatlah, hari itu akan datang, menyala-nyala seperti perapian, dan semua orang angkuh dan semua orang yang melakukan kejahatan akan menjadi sekam. Hari yang akan datang itu akan membakar mereka,” firman TUHAN semesta alam, “tanpa meninggalkan akar maupun dahannya.””Maleakhi 4:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, Maleakhi 4.2–6 12 sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.”Maleakhi 4:1 · TB
Terjemahan Baru
“Kata TUHAN Yang Mahakuasa, "Akan tiba harinya semua orang sombong dan jahat dibakar seperti jerami. Pada hari itu mereka akan dibakar habis, dan tak ada yang tersisa dari mereka.”Maleakhi 4:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Aku TUHAN Panglima Semesta berkata: Sesungguhnya, hari itu akan tiba, hari ketika Aku datang menghakimi dunia. Penghakiman-Ku bagaikan api yang berkobar-kobar di dalam tungku. Semua orang yang dengan sombong berpikir bahwa mereka dapat terus melakukan kejahatan akan hangus seperti jerami. Pada hari itu mereka akan habis binasa, seperti tanaman yang dicabut sampai ke akar-akarnya lalu dibakar.”Maleakhi 4:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For, behold, the day cometh, that shall burn as an oven; and all the proud, yea, and all that do wickedly, shall be stubble: and the day that cometh shall burn them up, saith the LORD of hosts, that it shall leave them neither root nor branch.”Maleakhi 4:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Maleakhi 4:1?
Ayat ini menggambarkan hari TUHAN sebagai api yang membakar semua orang sombong dan jahat, seperti sekam habis terbakar tanpa sisa. Ini adalah peringatan keras tentang penghakiman Allah yang pasti, tetapi juga konteks bagi janji keselamatan bagi umat-Nya yang setia.
Latar belakang
Hari Pembakaran
TUHAN menyatakan bahwa hari penghakiman akan datang seperti perapian yang menyala-nyala. Orang angkuh dan jahat akan menjadi sekam, habis terbakar tanpa sisa akar atau cabang.
Di mana
Yerusalem
Di bait Allah, saat ibadah
Kapan
~430 SM
Periode Persia
Yang berbicara
Maleakhi
Nabi terakhir Perjanjian Lama, ~430 SM
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang kembali dari pembuangan, ~430 SM
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יוֹם
yom · hari
Periode waktu yang ditandai, sering kali menunjuk pada masa penghakiman khusus.
בָּעַר
ba'ar · menyala-nyala
Membakar atau berkobar; menunjukkan intensitas api yang tak terkendali.
קַשׁ
qash · sekam
Jerami atau kulit padi yang kering, sangat mudah terbakar dan tidak bernilai.
Ketiga kata ini menegaskan bahwa hari TUHAN adalah peristiwa nyata dalam waktu (yom), dengan api yang menghanguskan (ba'ar), dan orang jahat seperti sekam (qash) yang tidak punya daya tahan.
Tahukah kamu
Sekam dan Pembakaran
Sekam adalah kulit padi yang mudah terbakar dan diterbangkan angin. Gambaran ini sering dipakai nabi untuk melukiskan penghakiman yang cepat dan total.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Maleakhi 4:1
Yesaya 5:24
Api memakan sekam
“Sebab itu, seperti lidah api memakan jerami, dan rumput kering runtuh dalam nyala api, demikianlah akar mereka akan menjadi busuk, dan bunga mereka akan beterbangan seperti debu, sebab mereka telah menolak hukum TUHAN semesta alam dan menghina firman Yang Mahakudus, Allah Israel.”
Yoel 2:5
Api menjilat jerami
“Seperti bunyi kereta-kereta yang melompat-lompat di puncak gunung, seperti bunyi api yang menjilat jerami, seperti bunyi bangsa yang kuat, yang diatur untuk berperang.”
1 Korintus 3:13
Hari diuji dengan api
“Maka pekerjaan setiap orang akan menjadi nyata, karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan dinyatakan dengan api dan bagaimana pekerjaan setiap orang akan diuji oleh api itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Maleakhi 4:1
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang orang jahat yang dibakar, tidak berlaku bagi orang percaya.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini berbicara tentang hari penghakiman bagi semua orang, tetapi konteksnya menekankan pembebasan bagi orang benar (ayat 2).
✕ Sering dikira
Hari itu sudah terjadi di masa lalu.
✓ Yang sebenarnya
Nubuat ini menunjuk ke masa depan, yang digenapi sebagian dalam kedatangan Yesus dan akan digenapi sepenuhnya pada akhir zaman.
Renungan
Renungan Singkat Maleakhi 4:1
Hari ini, kita mungkin tergoda untuk merasa aman dalam kesombongan atau kejahatan. Namun, ayat ini mengingatkan bahwa Allah melihat segalanya dan akan menegakkan keadilan. Mari kita periksa hati kita dan rendah hati di hadapan-Nya.
Tuhan, murnikan hatiku dari segala kesombongan dan kejahatan, agar aku layak berdiri di hadapan-Mu pada hari yang kudus itu. Amin.