Bayi dibuang di padang
Yehezkiel 16:4
Kisah Yerusalem yang Tidak Setia
“Adapun kelahiranmu, pada hari kamu dilahirkan, tali pusarmu tidak dipotong dan kamu tidak dicuci dengan air untuk membersihkanmu, atau digosok dengan garam, ataupun dibungkus dengan kain lampin.”Yehezkiel 16:4 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kelahiranmu begini: Waktu engkau dilahirkan, pusatmu tidak dipotong dan engkau tidak dibasuh dengan air supaya bersih; juga dengan garampun engkau Yehezkiel 16.5–8 62 tidak digosok atau dibedungi dengan lampin.”Yehezkiel 16:4 · TB
Terjemahan Baru
“Ketika engkau lahir tak ada yang memotong tali pusatmu, atau memandikan engkau, atau memborehimu dengan garam, atau menyelimutimu dengan kain.”Yehezkiel 16:4 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And as for thy nativity, in the day thou wast born thy navel was not cut, neither wast thou washed in water to supple thee; thou wast not salted at all, nor swaddled at all.”Yehezkiel 16:4 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 16:4?
Gambaran kelahiran yang tidak dirawat menunjukkan keadaan Yerusalem yang telantar sejak awal. Tali pusar tidak dipotong, tidak dibasuh, tidak digarami, dan tidak dibedong, melambangkan tidak ada yang merawat mereka.
Latar belakang
Asal usul Yerusalem yang hina
Tuhan mengingatkan Yerusalem bahwa sejak lahir mereka tidak dirawat, bahkan tali pusar tidak dipotong. Ini melambangkan kondisi rohani mereka yang terabaikan dan tidak diinginkan.
Di mana
Babel (tempat Yehezkiel menerima penglihatan)
Di tepi sungai Kebar, dalam penglihatan
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babel
Yang berbicara
Tuhan
Allah Israel, yang berfirman melalui nabi-Nya
Kepada
Yerusalem (personifikasi)
Kota yang digambarkan sebagai anak perempuan yang tidak setia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁרֵּר
shorer · tali pusarmu
tali pusar, pusar
לֹא כָרַת
lo khorat · tidak dipotong
tidak memotong, memutus
רָחַץ
rachats · dicuci
membasuh, mencuci
Tiga kata ini menekankan total penelantaran: tidak ada pemotongan tali pusar (tanda lahir), tidak ada pembersihan (tanda perawatan), dan tidak ada garam (tanda pengawetan). Ini menggambarkan kondisi yang benar-benar tidak diinginkan.
Tahukah kamu
Praktik kelahiran zaman kuno
Di Mesopotamia kuno, bayi yang baru lahir biasanya dicuci, digosok dengan garam, dan dibedong. Membiarkan bayi tanpa perawatan adalah tanda penolakan ekstrem.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 16:4
Ulangan 32:10
Kontras pemeliharaan
“Ia mendapati dia di padang gurun, dan memeliharanya seperti biji mata-Nya.”
Yehezkiel 16:6
Lanjutan kisah
“Aku berkata kepadamu saat kamu masih berlumuran darah, 'Hiduplah!'”
Mazmur 27:10
Ditolak tapi disambut
“Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 16:4
✕ Sering dikira
Ini hanya metafora puitis tanpa makna historis.
✓ Yang sebenarnya
Ini menggunakan metafora untuk menggambarkan sejarah rohani Israel, tetapi juga mencerminkan perlakuan Tuhan yang penuh kasih.
✕ Sering dikira
Tuhan kejam karena membiarkan bayi terlantar.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan hanya menggambarkan kondisi Israel; Ia sendiri yang kemudian menyelamatkan dan memelihara mereka.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 16:4
Tuhan melihat kita bahkan ketika tidak ada yang peduli atau memperhatikan kita. Dia tidak membiarkan kita telantar. Ingatlah bahwa kasih-Nya selalu ada untuk memulihkan dan merawat kita.
Bapa, terima kasih karena Engkau tidak pernah membiarkan aku telantar. Pulihkanlah setiap bagian hidupku yang terluka, dan nyatakan kasih-Mu yang memulihkan. Amin.