Dibuang di lapangan terbuka

Yehezkiel 16:5

Kisah Yerusalem yang Tidak Setia

Tidak ada mata yang mengasihanimu untuk melakukan salah satu dari hal itu terhadapmu, untuk berbelas kasih kepadamu, tetapi kamu dibuang ke ladang yang terbuka karena kamu dibenci pada hari kamu dilahirkan.’”

Yehezkiel 16:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yehezkiel 16:5?

Tidak ada yang mengasihani Yerusalem; mereka dibuang di ladang, dibenci pada hari kelahirannya. Ini menegaskan keadaan mereka yang tanpa harapan, tetapi Tuhan berkenan untuk menyelamatkan mereka.

Latar belakang

Kesepian dan kebencian

Tuhan melukiskan bayi Yerusalem yang tidak mendapat belas kasihan, justru dibenci dan dibuang ke ladang. Ini menunjukkan kondisi keterasingan total dan tidak ada yang peduli.

Di mana

Babel (tempat Yehezkiel menerima penglihatan)

Di tepi sungai Kebar, dalam penglihatan

Kapan

~593 SM

Pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengepungan Yerusalem oleh Babel
Kejatuhan Yerusalem (586 SM)
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, yang berfirman melalui nabi-Nya

Y

Kepada

Yerusalem (personifikasi)

Kota yang digambarkan sebagai anak perempuan yang tidak setia

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חוּס

chus · mengasihani

merasa iba, belas kasihan

שָׁלַךְ

shalakh · dibuang

melemparkan, membuang

שָׂדֶה

sadeh · ladang

ladang, lapangan, padang

Kata-kata ini menunjukkan tidak ada belas kasihan (chus), tindakan membuang (shalakh) ke tempat terbuka (sadeh) yang melambangkan keterasingan dan bahaya. Ini menggambarkan kondisi Israel yang benar-benar tanpa harapan.

Tahukah kamu

Ladang terbuka sebagai tempat pembuangan

Di dunia kuno, bayi yang tidak diinginkan sering dibuang di tempat terbuka untuk mati. Ini adalah tindakan yang sangat kejam, tetapi menjadi gambaran dosa manusia.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 16:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yehezkiel 16:5

✕  Sering dikira

Allah kejam karena membiarkan bayi terlantar.

✓  Yang sebenarnya

Allah hanya menggambarkan kondisi Israel; Ia sendiri yang kemudian menyelamatkan dan memelihara mereka.

✕  Sering dikira

Ini hanya metafora puitis tanpa makna historis.

✓  Yang sebenarnya

Ini menggunakan metafora untuk menggambarkan sejarah rohani Israel, tetapi juga mencerminkan perlakuan Tuhan yang penuh kasih.

Renungan

Renungan Singkat Yehezkiel 16:5

Ada kalanya kita merasa dibuang dan tidak berharga. Namun, Tuhan selalu melihat kita dan sanggup mengangkat kita dari keadaan terpuruk. Jangan pernah menyerah pada rasa putus asa.

Ya Tuhan, saat aku merasa dibuang, ingatkanlah aku bahwa Engkau melihatku dan peduli. Angkatlah aku dari keputusasaan, sebab Engkau adalah Allah yang menyelamatkan. Amin.