Yerusalem, Istri yang Tidak Setia
Yehezkiel 16:31
Kisah Cinta yang Dikhianati
“yang karenanya kamu membangun tempat agung di setiap ujung jalan, dan membuat bukit pengurbanan di setiap tanah lapang. Akan tetapi, kamu tidak seperti pelacur karena kamu menolak bayaran.”Yehezkiel 16:31 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“yang membangun tempatmu yang tinggi pada setiap persimpangan jalan dan membuat bukit pengorbananmu di tiap-tiap tanah lapang. Tetapi engkau tidak seperti sundal biasa, oleh karena engkau menolak upah sundal.”Yehezkiel 16:31 · TB
Terjemahan Baru
“Di alun-alun kota dan di setiap jalan kaudirikan tempat-tempat untuk menyembah berhala dan melacur. Tetapi engkau bukanlah seperti pelacur biasa yang perlu uang.”Yehezkiel 16:31 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“In that thou buildest thine eminent place in the head of every way, and makest thine high place in every street; and hast not been as an harlot, in that thou scornest hire;”Yehezkiel 16:31 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 16:31?
Ayat ini mengungkapkan bahwa Yerusalem membangun tempat-tempat penyembahan berhala di setiap jalan, tetapi menolak upah seperti pelacur. Ini menggambarkan dosa yang dilakukan bukan karena kebutuhan, tetapi karena kesombongan dan pemberontakan terhadap Tuhan.
Latar belakang
Lebih Buruk dari Pelacur
Tuhan menegaskan bahwa Yerusalem bahkan lebih buruk dari pelacur biasa. Pelacur menerima bayaran, tetapi Yerusalem justru membayar kekasih-kekasihnya untuk datang. Ini menunjukkan betapa tidak setianya mereka kepada Allah.
Di mana
Babilonia
Nabi Yehezkiel di pembuangan, menerima firman Tuhan
Kapan
~593 SM
Pembuangan Babilonia
Yang berbicara
Tuhan ALLAH
Allah Israel yang setia, berbicara melalui nabi
Kepada
Yerusalem
Kota yang dipersonifikasikan sebagai istri yang tidak setia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
זוֹנָה
zonah · pelacur
perempuan yang melakukan persundalan, sering dipakai secara metaforis untuk ketidaksetiaan rohani
אֶתְנַן
etnan · hadiah
upah atau bayaran, biasanya untuk pelacur
אֹהֵב
ohev · kekasih
orang yang dicintai atau kekasih, di sini merujuk kepada bangsa-bangsa asing atau berhala
Yerusalem tidak hanya berzina, tetapi membayar untuk itu, menunjukkan kebodohan dan kedegilan mereka. Ini bukan sekadar dosa, tetapi pembalikan total peran.
Tahukah kamu
Pelacur di Israel Kuno
Di Israel kuno, pelacuran kadang dikaitkan dengan ritual penyembahan berhala, tetapi di sini Yerusalem digambarkan membayar kekasihnya sendiri, sesuatu yang tidak lazim.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 16:31
Yesaya 1:21
kota sundal
“Bagaimana engkau menjadi perempuan sundal, hai kota yang dahulu setia?”
Hosea 2:7
ketidaksetiaan rohani
“Aku akan pergi kembali kepada suamiku yang pertama, sebab dahulu aku lebih bahagia daripada sekarang.”
Wahyu 17:1-2
pelacur besar
“Aku akan menunjukkan kepadamu hukuman atas pelacur besar itu, yang duduk di dekat banyak air. Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat zina.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 16:31
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya berbicara tentang dosa seksual harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah metafora untuk penyembahan berhala dan ketidaksetiaan rohani, bukan hanya dosa fisik.
✕ Sering dikira
Tuhan menolak Yerusalem selamanya.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan tetap setia pada perjanjian-Nya dan berjanji memulihkan (lihat ayat 60).
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 16:31
Kita mungkin melakukan dosa bukan karena terpaksa, tetapi karena kita merasa 'lebih' dari orang lain. Mari kita periksa motivasi hati kita, apakah kita melayani Tuhan dengan tulus atau justru mencari pujian dan kepuasan diri sendiri.
Tuhan, ampunilah aku jika aku telah sombong dan melakukan dosa bukan karena kebutuhan, tetapi karena keinginan untuk menonjol. Ubahkan hatiku agar selalu rendah hati dan setia kepada-Mu. Amin.