Nabi yang Tersesat
Yehezkiel 14:9
Hukuman bagi Penyembah Berhala
“Dan, jika nabi itu terkecoh dan mengatakan sesuatu, Akulah, TUHAN, yang telah mengecoh nabi itu, dan Aku akan merentangkan tangan-Ku melawan dia, dan akan menghancurkannya dari tengah-tengah umat-Ku Israel.”Yehezkiel 14:9 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jikalau nabi itu membiarkan dirinya tergoda dengan mengatakan suatu ucapan--Aku, TUHAN yang menggoda nabi itu--maka Aku akan mengacungkan tangan-Ku melawan dia dan memunahkannya dari tengah- tengah umat-Ku Israel. Yehezkiel 14.10–15 57”Yehezkiel 14:9 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau seorang nabi telah ditipu sehingga memberi jawaban yang salah, Akulah yang telah menipunya. Aku, TUHAN Yang Mahatinggi akan mengucilkan dia dari orang-orang Israel.”Yehezkiel 14:9 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And if the prophet be deceived when he hath spoken a thing, I the LORD have deceived that prophet, and I will stretch out my hand upon him, and will destroy him from the midst of my people Israel.”Yehezkiel 14:9 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yehezkiel 14:9?
Jika seorang nabi tersesat dan berbicara dusta, Tuhan yang menyebabkan penyesatan itu sebagai hukuman. Tuhan akan menghancurkan nabi palsu itu dari umat-Nya, menunjukkan bahwa Tuhan tidak main-main dengan nubuat palsu.
Latar belakang
Allah Menghukum Nabi Palsu
Jika seorang nabi berbicara karena tertipu atau dengan sengaja menyesatkan, Allah menyatakan bahwa Dialah yang 'mengecoh' nabi tersebut sebagai bagian dari hukuman. Allah menggunakan kebohongan mereka untuk menjatuhkan hukuman, menunjukkan kedalaman kemarahan-Nya terhadap dosa.
Di mana
Babilonia
Di antara para pembuangan, ketika nabi-nabi palsu berkeliaran
Kapan
sekitar 592 SM
Pembuangan ke Babel
Yang berbicara
TUHAN
Allah yang berdaulat, yang menjelaskan bahwa Ia juga berkuasa atas nabi-nabi palsu
Kepada
Yehezkiel
Nabi yang perlu memahami bahwa Allah tidak dapat dibohongi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּתָה
patah · terkecoh
terbujuk, tertipu, atau disesatkan
נָבִיא
navi · nabi
seseorang yang menyampaikan pesan dari Allah
שָׁמַד
shamad · menghancurkan
memusnahkan, melenyapkan sepenuhnya
Kata 'patah' dan 'shamad' menggambarkan serangkaian tanggung jawab: nabi yang menipu akan dibinasakan, tetapi Allah yang mengizinkan penipuan itu adalah hakim yang adil. Ini bukan celaan terhadap integritas Allah, tetapi menekankan bahwa dosa membawa konsekuensi.
Tahukah kamu
Kata yang Berat
Kata 'mengecoh' dalam bahasa Ibrani adalah 'patah', yang juga bisa berarti 'membujuk' atau 'menggoda'. Di sini menunjukkan bahwa Allah menyerahkan mereka pada delusi sebagai hukuman.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yehezkiel 14:9
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yehezkiel 14:9
✕ Sering dikira
Allah membuat orang menjadi jahat, sehingga mereka tidak bisa disalahkan.
✓ Yang sebenarnya
Allah 'mengecoh' sebagai hukuman atas kejahatan yang sudah ada, bukan penyebab utama dosa. Orang tetap bertanggung jawab atas pilihan mereka.
✕ Sering dikira
Nabi palsu hanya bisa dihukum jika mereka sengaja menipu, tetapi jika tidak tahu, mereka tidak bersalah.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menunjukkan bahwa bahkan jika nabi 'terkecoh' (tertipu), tetap ada hukuman. Mereka harus bertanggung jawab untuk mencari kebenaran Allah.
Renungan
Renungan Singkat Yehezkiel 14:9
Jangan mudah percaya pada ajaran yang tidak sesuai firman Tuhan. Evaluasi setiap pengajaran dengan Alkitab, dan berdoalah agar Tuhan melindungi kita dari penyesatan.
Tuhan, berikan aku hikmat untuk membedakan kebenaran, dan lindungi aku dari guru-guru palsu. Amin.