Ujian dari Tuhan
Ulangan 13:3
Tuhan Menguji Umat-Nya
PerikopJangan Sembah Ilah Lain · Ulangan 13:1-18 →“Janganlah kamu mendengarkan mereka, karena TUHAN, Allahmu, sedang mengujimu, apakah kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan jiwamu.”Ulangan 13:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka janganlah engkau mendengarkan perkataan nabi atau pemimpi itu; sebab TUHAN, Allahmu, mencoba kamu untuk mengetahui, apakah kamu sungguh-sungguh mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu.”Ulangan 13:3 · TB
Terjemahan Baru
“jangan memberi perhatian kepadanya. TUHAN Allahmu memakai orang itu untuk mencobai kamu, untuk melihat apakah kamu betul-betul mencintai TUHAN dengan sepenuhnya atau tidak.”Ulangan 13:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“jangan dengarkan dia! Hal itu terjadi sebab TUHAN Allahmu sedang mengujimu untuk mengetahui apakah kalian mengasihi Dia dengan segenap hati dan nafas hidupmu.”Ulangan 13:3 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt not hearken unto the words of that prophet, or that dreamer of dreams: for the LORD your God proveth you, to know whether ye love the LORD your God with all your heart and with all your soul.”Ulangan 13:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 13:3?
Ayat ini menjelaskan bahwa Tuhan mengizinkan cobaan ini untuk menguji kasih kita kepada-Nya. Ketika kita menghadapi ajaran yang menyesatkan, itu adalah kesempatan untuk menunjukkan apakah kita sungguh mengasihi Tuhan sepenuh hati.
Latar belakang
Mengapa Tuhan Mengizinkan Nabi Palsu?
Musa menjelaskan bahwa kemunculan nabi palsu adalah ujian dari Tuhan untuk melihat apakah umat benar-benar mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa. Ujian ini menguji kesetiaan mereka.
Di mana
Dataran Moab
Di dataran Moab, sebelum menyeberangi Sungai Yordan
Kapan
~1406 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan Tuhan, sedang bersiap masuk Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָסָה
nasah · menguji
Menguji, mencoba, menguji karakter atau kesetiaan seseorang.
אָהַב
ahav · mengasihi
Mencintai dengan kasih yang dalam dan setia.
לֵבָב
levav · segenap hati
Hati, pusat kehendak dan emosi, seluruh batin.
Kata 'nasah' (menguji) dan 'ahav' (mengasihi) menunjukkan bahwa Tuhan menguji untuk membuktikan kasih yang total. Ini bukan ujian untuk menjatuhkan, tetapi untuk memurnikan.
Tahukah kamu
Ujian Bukan Godaan
Dalam Yakobus 1:13, Tuhan tidak mencobai siapa pun dengan kejahatan, tetapi di sini Tuhan 'menguji' umat-Nya, yang berarti menguji kesetiaan. Ujian berbeda dari pencobaan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 13:3
Ulangan 8:2
Ujian di padang gurun
“Ingatlah seluruh perjalanan yang kaulakukan atas perintah TUHAN, Allahmu, di padang gurun, untuk merendahkan hatimu dan mengujimu dengan maksud mengetahui apa yang ada dalam hatimu.”
Kejadian 22:1
Ujian Abraham
“Setelah semuanya itu, Allah menguji Abraham.”
Yakobus 1:12
Ujian menghasilkan ketekunan
“Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah teruji, ia akan menerima mahkota kehidupan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 13:3
✕ Sering dikira
Tuhan menciptakan nabi palsu untuk menjebak umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan mengizinkan nabi palsu sebagai ujian, tetapi mereka tetap bertanggung jawab atas dosa mereka; Tuhan tidak menggoda siapa pun untuk berbuat jahat.
✕ Sering dikira
Ujian berarti Tuhan tidak peduli pada umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Ujian justru menunjukkan kepedulian Tuhan untuk memurnikan iman, bukan untuk mencelakakan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 13:3
Setiap godaan untuk menyimpang adalah ujian kesetiaan. Sadari bahwa saat kita memilih untuk taat, itu menjadi bukti nyata bahwa kita mengasihi Tuhan, bukan hanya merasa.
Tuhan, uji hatiku dan murnikan kasihku kepada-Mu, sehingga aku dapat mengasihi-Mu dengan segenap hati dan jiwaku. Amin.