Suara dari Takhta Memanggil Pujian
Wahyu 19:5
Pernikahan Anak Domba dan Kemenangan
“Kemudian, terdengarlah suara dari takhta, “Pujilah Allah kita, hai kamu semua yang melayani Dia, baik yang kecil maupun yang besar, yang menghormati Dia!””Wahyu 19:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: "Pujilah Allah kita, hai kamu semua hamba-Nya, kamu yang takut akan Dia, baik kecil maupun besar!"”Wahyu 19:5 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu terdengar dari takhta itu bunyi suara yang berkata, "Pujilah Allah, hai semua hamba Allah, dan semua orang--besar kecil--yang menyembah Allah!"”Wahyu 19:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu terdengarlah suara dari dekat takhta Allah yang berkata,“Pujilah Allah kita, hai semua hamba Allah!—yaitu semua yang takut dan hormat kepada-Nya, baik yang berkedudukan tinggi maupun rendah.””Wahyu 19:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And a voice came out of the throne, saying, Praise our God, all ye his servants, and ye that fear him, both small and great.”Wahyu 19:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 19:5?
Wahyu 19:5 adalah undangan dari surga untuk memuji Allah, ditujukan kepada semua hamba-Nya, baik yang kecil maupun yang besar. Suara dari takhta ini menekankan bahwa setiap orang yang takut akan Allah—terlepas dari status atau posisi—dipanggil untuk memuji-Nya. Ini mengingatkan bahwa penyembahan adalah respons yang tepat bagi semua orang percaya.
Latar belakang
Undangan untuk Memuji Allah
Suara dari takhta mengajak semua hamba Allah, dari yang kecil sampai besar, untuk memuji Allah. Ini menegaskan bahwa pujian adalah respons yang tepat bagi semua orang yang takut akan Dia.
Di mana
Takhta Allah di Surga
Dalam penglihatan, di sekitar takhta Allah
Kapan
~95 M
Zaman Akhir / Eskatologi
Yang berbicara
Suara dari takhta
Kemungkinan suara Allah atau malaikat, otoritatif
Kepada
Semua hamba Allah
Orang percaya dari segala kalangan, besar dan kecil
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
αἰνέω
aineō · Pujilah
memuji, memuliakan Allah
δοῦλος
doulos · hamba
budak, pelayan, sepenuhnya milik Tuhan
φοβέω
phobeō · takut
hormat dan kagum, bukan ketakutan yang negatif
Pujian sejati lahir dari sikap takut akan Tuhan yang penuh hormat, dan semua orang, tanpa memandang status, dipanggil untuk menyembah Allah sebagai hamba-Nya.
Tahukah kamu
Suara dari Takhta
Dalam Wahyu, suara dari takhta sering kali adalah suara Allah sendiri, tetapi di sini bisa jadi suara malaikat karena ada perbedaan urutan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 19:5
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 19:5
✕ Sering dikira
Menganggap pujian hanya untuk yang 'besar' secara rohani.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas menyebut semua orang, dari yang kecil sampai besar, tanpa kecuali.
✕ Sering dikira
'Takut' berarti takut yang menggentarkan.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks ini, takut adalah hormat dan kagum kepada Allah yang kudus.
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 19:5
Jangan pernah merasa terlalu kecil atau tidak penting untuk memuji Allah. Ambillah waktu hari ini untuk bersyukur dan memuji Dia, karena Dia layak dipuji oleh semua orang, tanpa terkecuali.
Tuhan, aku mau memuji-Mu dengan segenap hatiku, baik dalam suka maupun duka. Tolong aku untuk menjadi hamba-Mu yang setia dan memuliakan-Mu dalam hidupku. Amin.