Haleluya Kemenangan Allah
Wahyu 19:6-10
Pesta Perkawinan Anak Domba
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pemerintahan Allah yang Mahakuasa
Yohanes mendengar suara besar seperti air bah dan guntur yang menyatakan Haleluya karena Allah Mahakuasa telah memerintah. Ini adalah puncak pujian yang mengarah pada pernikahan Anak Domba.
Di mana
Surga
Dalam penglihatan, mendengar suara seperti air bah dan guntur
Kapan
~95 M
Zaman Akhir / Eskatologi
Yang berbicara
Yohanes
Rasul dan penulis Wahyu, diasingkan di Patmos
Kepada
Pembaca Wahyu
Jemaat Kristen awal yang menghadapi penganiayaan
Arti tiap ayat
Penjelasan Wahyu 19:6-10 Ayat per Ayat
Wahyu 19:6
Wahyu 19:6 menggambarkan pujian yang luar biasa dari kumpulan orang banyak, seperti bunyi air bah dan guntur. Mereka berseru, 'Haleluya! Sebab, Tuhan Allah kita Yang Mahakuasa memerintah.' Ini menegaskan bahwa Allah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 19:7
Ayat ini mengajak umat percaya untuk bersukacita karena perkawinan Anak Domba (Yesus) sudah tiba. Pengantin perempuan-Nya adalah gereja, yang sudah siap untuk bersatu dengan Kristus selamanya. Ini menggambarkan puncak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 19:8
Pengantin perempuan (gereja) diberi kain linen halus yang bersih dan cemerlang, yang melambangkan perbuatan benar orang-orang kudus. Ini menunjukkan bahwa kehidupan yang kudus dan perbuatan baik adalah pakaian yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 19:9
Malaikat menyatakan berkat bagi mereka yang diundang ke jamuan perkawinan Anak Domba. Ini menekankan bahwa keselamatan adalah undangan dari Allah, dan respons yang tepat adalah menerima undangan itu dengan sukacita.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 19:10
Yohanes hendak menyembah malaikat, tetapi malaikat melarangnya dan menyatakan bahwa ia adalah hamba seperti Yohanes. Lalu ia berkata, 'Kesaksian Yesus adalah roh nubuat.' Ini berarti bahwa kesaksian tentang Yesus…
Arti lengkap, studi kata & renungan →