Syukur di Takhta Surgawi

Wahyu 11:17

Kedua Saksi dan Sangkakala Terakhir

PerikopTrompet yang Ketujuh Berbunyi · Wahyu 11:15-19 →
“dengan berkata, “Kami bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allah Yang Mahakuasa, Yang Ada dan Yang Sudah Ada, karena Engkau telah mengambil kuasa-Mu yang besar dan mulai memerintah.”

Wahyu 11:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Wahyu 11:17?

Para tua-tua bersyukur kepada Tuhan Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Dia telah mengambil kuasa-Nya yang besar dan mulai memerintah. Ini menegaskan bahwa Allah telah memulai pemerintahan-Nya secara nyata, dan kita merespons dengan ucapan syukur atas kedaulatan-Nya yang akhirnya dinyatakan.

Latar belakang

Pujian atas Pemerintahan Allah

Setelah sangkakala ketujuh dibunyikan, dua puluh empat tua-tua yang duduk di takhta mereka di hadapan Allah bersujud dan menyembah. Mereka bersyukur karena Allah telah mengambil kuasa-Nya yang besar dan mulai memerintah, menandakan puncak rencana penebusan-Nya.

Di mana

Surga

Di hadapan takhta Allah

Kapan

~95 M

Penglihatan Yohanes di Patmos

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Sangkakala ketujuh ditiup
Pembukaan Bait Allah
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Dua puluh empat tua-tua

Pemimpin rohani di surga, melambangkan umat Allah

A

Kepada

Allah

Tuhan Yang Mahakuasa, yang disembah di takhta

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

εὐχαριστοῦμέν

eucharistoumen · bersyukur

mengucap syukur, berterima kasih

δύναμιν

dunamin · kuasa

kekuatan, otoritas, kemampuan

ἐβασίλευσας

ebasileusas · memerintah

mulai memerintah sebagai raja

Ketiga kata ini mengingatkan bahwa pemerintahan Allah bukan sekadar kekuatan, tetapi alasan untuk bersyukur—ini adalah kabar baik, bukan ancaman.

Tahukah kamu

Angka Dua Puluh Empat

Dua puluh empat tua-tua mungkin melambangkan dua belas suku Israel dan dua belas rasul, atau dua belas jam siang dan dua belas jam malam, mewakili seluruh umat Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 11:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Wahyu 11:17

✕  Sering dikira

Dua puluh empat tua-tua adalah makhluk malaikat atau orang-orang kudus tertentu.

✓  Yang sebenarnya

Mereka lebih mungkin melambangkan seluruh umat Allah, bukan individu tertentu.

✕  Sering dikira

Ucapan syukur ini berarti Allah baru saja mengambil kuasa, seolah sebelumnya tidak berkuasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perayaan bahwa kuasa-Nya dinyatakan secara penuh dalam sejarah, bukan awal kekuasaan-Nya.

Renungan

Renungan Singkat Wahyu 11:17

Mari bersyukur bahwa Tuhan tidak tinggal diam; Dia bekerja dan memerintah dalam sejarah. Ketika tampaknya dunia berantakan, ingatlah bahwa Allah sedang memegang kendali. Latih hatimu untuk selalu bersyukur dan melihat karya-Nya dalam setiap keadaan.

Bapa yang Mahakuasa, kami bersyukur karena Engkau memerintah atas segala sesuatu. Ajari kami bersyukur dalam segala hal dan percaya pada rencana-Mu yang sempurna. Amin.