Allah yang Cemburu

Ulangan 6:15

Perintah Utama dan Kasih kepada Tuhan

PerikopKasihi dan Taatilah Allah · Ulangan 6:1-25 →
“Sebab, TUHAN, Allahmu, yang di tengah-tengahmu adalah Allah yang cemburu. Murka TUHAN, Allahmu, dapat membinasakanmu dari muka bumi.”

Ulangan 6:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 6:15?

Ayat ini menyatakan bahwa TUHAN adalah Allah yang cemburu, artinya Ia sangat menginginkan kesetiaan umat-Nya secara eksklusif. Karena Ia tinggal di tengah-tengah umat-Nya, jika mereka berbalik kepada allah lain, murka-Nya dapat membinasakan mereka dari muka bumi.

Latar belakang

Murka yang Membinasakan

Musa menegaskan bahwa Tuhan adalah pribadi yang cemburu dan tidak akan berbagi kemuliaan dengan yang lain. Jika Israel berpaling, murka-Nya akan membinasakan mereka dari muka bumi.

Di mana

Dataran Moab

Di seberang Sungai Yordan, dekat kota Yerikho

Kapan

~1400 SM

Akhir pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Meninggalkan Gunung Sinai
Memasuki Tanah Perjanjian
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, menyampaikan hukum Tuhan

O

Kepada

Orang Israel

Generasi baru yang siap masuk ke Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קַנָּא

qanna' · cemburu

penuh semangat, cemburu karena kasih yang membara

אַף

af · murka

hidung, kemarahan yang menyala-nyala

שָׁמַד

shamad · membinasakan

menghancurkan, memusnahkan

Kata 'qanna' menunjukkan kecemburuan yang lahir dari kasih perjanjian, dan 'af' menyiratkan murka yang panas—semua karena kesetiaan Tuhan yang tidak mau berbagi dengan yang lain.

Tahukah kamu

Cemburu vs Iri

Dalam bahasa Indonesia, 'cemburu' sering bermakna negatif, tetapi dalam konteks ini itu adalah kesetiaan yang menuntut eksklusivitas.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 6:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 6:15

✕  Sering dikira

Mengira kecemburuan Tuhan adalah sifat iri seperti manusia yang tidak percaya diri.

✓  Yang sebenarnya

Kecemburuan Tuhan adalah kehendak untuk melindungi hubungan perjanjian, bukan ketidakamanan.

✕  Sering dikira

Berpikir murka Tuhan berarti Dia kejam dan suka menghukum.

✓  Yang sebenarnya

Murka Tuhan adalah respons yang adil terhadap ketidaksetiaan, agar umat-Nya kembali kepada keselamatan.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 6:15

Kadang kita menganggap remeh hubungan kita dengan Tuhan dan berpikir tidak apa-apa setengah hati. Padahal, Tuhan rindu kita mengasihi-Nya dengan sepenuh hati, dan Dia serius terhadap komitmen kita. Bagaimana cara kita menunjukkan keseriusan itu hari ini?

Tuhan yang cemburu, biarlah hatiku selalu membara bagi-Mu dan tidak pernah berpaling kepada yang lain. Amin.