Kota Kebenaran

Zakharia 8:2

Janji Pemulihan Sion

“Inilah firman TUHAN semesta alam: Aku cemburu karena Sion dengan kecemburuan yang besar. Aku cemburu kepadanya dengan marah yang besar.”

Zakharia 8:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Zakharia 8:2?

Tuhan kembali menegaskan kecemburuan-Nya yang besar terhadap Sion, kali ini dengan murka yang menyala-nyala. Murka ini ditujukan kepada musuh-musuh yang telah menindas umat-Nya. Ini menunjukkan bahwa Tuhan tidak tinggal diam saat umat-Nya diperlakukan tidak adil. Murka-Nya adalah sisi lain dari kasih-Nya yang membara.

Latar belakang

Kembali ke Sion

Allah berjanji untuk kembali ke Sion dan tinggal di tengah-tengah Yerusalem. Kota itu akan disebut Kota Kebenaran, dan gunung-Nya akan disebut Gunung Kudus.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, saat pemulihan

Kapan

~520 SM

Periode Persia

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan Babel
Pembangunan Bait Allah
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN semesta alam

Allah Israel yang mahakuasa, setia pada perjanjian

N

Kepada

Nabi Zakharia

Nabi pasca-pembuangan, mendorong pembangunan Bait Allah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שׁוּב

shuv · kembali

Berbalik, kembali; menunjukkan pertobatan dan pemulihan

שָׁכַן

shakan · tinggal

Diam, menetap; menjadi akar kata 'Shekinah' untuk hadirat Allah

אֱמֶת

emet · kebenaran

Kebenaran, kesetiaan; menunjukkan karakter Allah dan umat-Nya

Kata-kata ini menekankan bahwa pemulihan bukan hanya fisik, tetapi juga hubungan; hadirat Allah membawa kebenaran dan kekudusan.

Tahukah kamu

Tempat kediaman Allah

Gagasan Allah 'tinggal' di tengah umat-Nya mengingatkan pada Kemah Suci di padang gurun, di mana hadirat Allah hadir di antara umat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 8:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Zakharia 8:2

✕  Sering dikira

Kebenaran hanya berarti kesucian moral.

✓  Yang sebenarnya

Di sini juga berarti kesetiaan pada perjanjian dan keadilan sosial.

✕  Sering dikira

Tuhan tinggal hanya di Yerusalem secara harfiah.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan kehadiran-Nya yang istimewa, tetapi Allah tidak terbatas pada satu tempat.

Renungan

Renungan Singkat Zakharia 8:2

Tuhan tidak netral terhadap penderitaan umat-Nya. Jika kita sedang ditindas atau direndahkan, Tuhan marah dan akan bertindak. Kita bisa datang kepada-Nya dengan berani, memohon keadilan, dan percaya bahwa Dia membela kita.

Tuhan, kami tahu Engkau cemburu terhadap kami dan marah pada setiap ketidakadilan. Tolong kami untuk percaya bahwa Engkau akan membela kami. Amin.