Tantangan terakhir Yosua
Yosua 24:19
Kesetiaan Diperbarui di Sikhem
PerikopPembaruan Perjanjian di Sikhem · Yosua 24:1-28 →“Yosua berkata kepada bangsa itu, “Kamu tidak sanggup melayani TUHAN, sebab Allah itu kudus. Ia Allah yang cemburu, yang tidak akan mengampuni pelanggaran dan dosamu.”Yosua 24:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi Yosua berkata kepada bangsa itu: "Tidaklah kamu sanggup beribadah kepada TUHAN, sebab Dialah Allah yang kudus, Dialah Allah yang cemburu. Ia tidak akan mengampuni kesalahan dan dosamu.”Yosua 24:19 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Yosua berkata, "Tetapi kalian barangkali tidak akan sanggup mengabdi kepada TUHAN, sebab Ia Allah yang kudus, Yang Maha Esa. Ia tidak mau ada saingan. Kalau kamu meninggalkan Dia dan mengabdi kepada ilah-ilah lain, Ia tidak akan mengampuni dosamu. Sebaliknya, Ia akan melawan dan menghukum kalian. Ia akan membinasakan kalian, sekalipun dahulu Ia baik kepadamu."”Yosua 24:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Berkatalah Yosua kepada bangsa Israel, “Kalian tidak sanggup mengabdi kepada TUHAN, karena Dia adalah Allah yang kudus dan cemburu. Dia tidak akan bersabar terhadap pelanggaran dan dosamu.”Yosua 24:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Joshua said unto the people, Ye cannot serve the LORD: for he is an holy God; he is a jealous God; he will not forgive your transgressions nor your sins.”Yosua 24:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 24:19?
Yosua memperingatkan bangsa Israel bahwa melayani Tuhan itu serius dan menuntut kekudusan. Ia menekankan bahwa Allah itu kudus dan cemburu, artinya Ia menuntut kesetiaan penuh dan tidak akan menoleransi dosa. Ini adalah peringatan agar mereka tidak menganggap remeh komitmen mereka kepada Allah.
Latar belakang
Yosua Mengingatkan Kekudusan Allah
Setelah bangsa Israel dengan antusias menyatakan akan melayani TUHAN, Yosua justru memperingatkan mereka bahwa melayani Allah yang kudus bukan perkara main-main. Ia menegaskan bahwa Allah adalah cemburu, dan tidak akan mengampuni dosa jika mereka berpaling. Ayat ini menjadi pengingat serius di tengah euforia kesetiaan mereka.
Di mana
Sikhem
Di bawah pohon ek dekat tempat kudus, di depan tabut Allah
Kapan
~1390 SM
Kepemimpinan Yosua di akhir hidupnya
Yang berbicara
Yosua
pemimpin Israel yang setia, ~110 tahun
Kepada
Bangsa Israel
umat pilihan Allah, generasi yang telah melihat karya-Nya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָדוֹשׁ
qadosh · kudus
terpisah, khas, sakral
קַנָּא
qanna · cemburu
penuh hasrat, tidak mau berbagi kemuliaan
נָשָׂא
nasa · mengampuni
mengangkat, membawa pergi, memaafkan
Ketiga kata ini membentuk gambaran Allah yang sangat mengasihi umat-Nya: kekudusan-Nya menuntut kesetiaan, kecemburuan-Nya melindungi hubungan perjanjian, dan pengampunan-Nya menawarkan pemulihan.
Tahukah kamu
Kemungkinan Ada Lebih dari Satu Yosua
Dalam sebuah manuskrip kuno, ada penafsir yang menganggap kata 'Yosua' di sini merujuk pada imam besar, bukan Yosua bin Nun, karena Yosua sudah tidak sehat di usia lanjut. Ini menunjukkan bahwa teks ini hidup dalam diskusi para ahli.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 24:19
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 24:19
✕ Sering dikira
Yosua berkata bahwa Allah tidak akan mengampuni sama sekali, jadi orang Kristen tidak perlu minta ampun.
✓ Yang sebenarnya
Ini peringatan keras dalam konteks perjanjian; di PL, pengampunan tersedia lewat korban, dan di PB melalui Kristus, tetapi dosa serius tidak boleh dianggap sepele.
✕ Sering dikira
'Allah yang cemburu' berarti Allah iri hati seperti manusia.
✓ Yang sebenarnya
Kecemburuan Allah adalah kesetiaan yang menuntut kasih eksklusif, bukan iri hati yang ambigu.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 24:19
Melayani Tuhan bukan sekadar rutinitas atau formalitas. Allah menginginkan hati yang sungguh-sungguh dan setia. Sebelum berkomitmen, pertimbangkan dengan serius konsekuensi dari mengikut Yesus.
Tuhan, mampukan aku untuk melayani-Mu dengan kudus dan setia, tanpa main-main. Amin.