Sabat sebagai tanda perjanjian
Ulangan 5:12
Sepuluh Perintah Diulang untuk Generasi Baru
PerikopSepuluh Hukum Taurat · Ulangan 5:1-21 →“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat seperti yang diperintahkan TUHAN, Allahmu, kepadamu.”Ulangan 5:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetaplah ingat dan kuduskanlah hari Sabat, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.”Ulangan 5:12 · TB
Terjemahan Baru
“Rayakanlah hari Sabat dan hormatilah sebagai hari yang suci, sebab Akulah TUHAN Allahmu yang memerintahkannya kepadamu.”Ulangan 5:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ingatlah untuk menjaga kekudusan hari Sabat dengan menaati peraturan yang diberikan TUHAN Allahmu tentang hari itu.”Ulangan 5:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Keep the sabbath day to sanctify it, as the LORD thy God hath commanded thee.”Ulangan 5:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 5:12?
Ayat ini memerintahkan untuk mengingat dan menguduskan hari Sabat, yaitu hari ketujuh, sebagai hari perhentian yang kudus bagi Tuhan. Ini mengingatkan umat untuk berhenti dari pekerjaan dan mengkhususkan waktu untuk beribadah dan bersekutu dengan Allah.
Latar belakang
Perintah menguduskan Sabat
Allah memerintahkan umat-Nya untuk mengingat dan menguduskan hari Sabat, sebagai hari perhentian. Dalam Ulangan, perintah ini dikaitkan dengan pembebasan dari perbudakan Mesir, yang menjadi dasar sosial untuk memberi istirahat kepada semua orang, termasuk budak.
Di mana
Dataran Moab
Di dataran Moab sebelum menyeberangi Yordan
Kapan
~1407 SM
Perjalanan menuju Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, mantan pangeran Mesir, ~120 tahun
Kepada
Orang Israel
Bangsa pilihan Tuhan, generasi yang akan masuk Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קָדַשׁ
qadash · kuduskanlah
menguduskan, memisahkan, menyatakan kudus.
שַׁבָּת
shabbat · Sabat
istirahat, berhenti dari pekerjaan.
זָכַר
zakhar · ingatlah
mengingat, memperhatikan, tidak melupakan.
Sabat bukan sekadar hari libur, melainkan tindakan menguduskan (memisahkan) waktu untuk Tuhan. Kata 'ingatlah' menunjukkan bahwa ini adalah komitmen aktif untuk menghormati pola istirahat yang Allah tetapkan, sebagai respons terhadap pembebasan-Nya.
Tahukah kamu
Sabat dan pembebasan
Dalam Ulangan 5:15, alasan merayakan Sabat adalah karena Israel pernah menjadi budak di Mesir. Ini berbeda dengan Keluaran 20:11 yang mengaitkannya dengan penciptaan. Dua alasan ini menunjukkan Sabat sebagai peringatan penciptaan dan pembebasan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 5:12
Keluaran 20:8-11
Perintah paralel
“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat, ... sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, ... tetapi hari ketujuh Ia berhenti.”
Ulangan 5:15
Alasan tambahan
“Sebab itu TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau merayakan hari Sabat.”
Yesaya 58:13-14
Berkat Sabat
“Apabila engkau tidak menginjak-injak hukum Sabat ... maka engkau akan bersuka-suka karena TUHAN.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 5:12
✕ Sering dikira
Sabat hanya untuk orang Israel di masa lalu, tidak relevan bagi orang Kristen.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun hari peribadatan berubah, prinsip istirahat dan menguduskan waktu untuk Tuhan tetap penting (Ibrani 4:9-11).
✕ Sering dikira
Sabat hanyalah aturan legalistik untuk tidak bekerja.
✓ Yang sebenarnya
Sabat adalah anugerah untuk pemulihan dan kebebasan, termasuk bagi mereka yang biasanya tidak punya hak istirahat, seperti budak dan orang asing.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 5:12
Hari Sabat adalah hadiah dari Tuhan untuk kita, bukan beban. Dengan meluangkan waktu untuk beristirahat dan fokus pada Tuhan, kita mengakui bahwa hidup kita bergantung pada-Nya, bukan hanya pada kerja keras kita.
Tuhan, ajar aku untuk menghargai hari Sabat sebagai waktu untuk beristirahat dan bersekutu dengan-Mu, bukan sekadar rutinitas. Amin.