Menghormati nama yang kudus
Ulangan 5:11
Sepuluh Perintah Diulang untuk Generasi Baru
“Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu dengan sia-sia. TUHAN akan memandang bersalah siapa pun yang menyebut nama-Nya dengan sia-sia.”Ulangan 5:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.”Ulangan 5:11 · TB
Terjemahan Baru
“Jangan menyebut nama-Ku dengan sembarangan, sebab Aku, TUHAN Allahmu, menghukum siapa saja yang menyalahgunakan nama-Ku.”Ulangan 5:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jangan menyalahgunakan nama-Ku, TUHAN Allahmu. Aku akan menghukum siapa pun yang menyalahgunakan nama-Ku.”Ulangan 5:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Thou shalt not take the name of the LORD thy God in vain: for the LORD will not hold him guiltless that taketh his name in vain.”Ulangan 5:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 5:11?
Ayat ini melarang penyalahgunaan nama Tuhan dengan sia-sia, seperti bersumpah palsu atau menggunakan nama-Nya dengan tidak hormat. Ini menekankan kekudusan nama Tuhan dan pentingnya memperlakukan nama-Nya dengan penuh hormat.
Latar belakang
Perintah tentang nama Allah
Allah melarang penggunaan nama-Nya dengan sia-sia, yaitu secara sembarangan atau tanpa makna. Ini adalah salah satu dari Sepuluh Perintah yang menekankan kekudusan nama Tuhan dalam kehidupan sehari-hari.
Di mana
Dataran Moab
Di dataran Moab sebelum menyeberangi Yordan
Kapan
~1407 SM
Perjalanan menuju Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, mantan pangeran Mesir, ~120 tahun
Kepada
Orang Israel
Bangsa pilihan Tuhan, generasi yang akan masuk Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁוְא
shav · sia-sia
kehampaan, kepalsuan, kesia-siaan, atau tindakan yang tidak berarti.
נָשָׂא
nasa · menyebut
mengangkat, membawa; dalam konteks ini berarti mengucapkan atau menggunakan.
שֵׁם
shem · nama
nama, reputasi, karakter; mencakup seluruh keberadaan Allah.
Menggunakan nama Allah dengan sia-sia (shav) berarti merendahkan karakter dan otoritas-Nya. Nama (shem) mewakili seluruh pribadi Allah, sehingga menyebutnya harus dengan hormat dan tujuan yang benar.
Tahukah kamu
Nama TUHAN sangat kudus
Dalam tradisi Yahudi, nama TUHAN (YHWH) tidak diucapkan untuk menghindari pelanggaran perintah ini. Mereka menggantinya dengan 'Adonai' atau 'HaShem' (Sang Nama).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 5:11
Keluaran 20:7
Perintah paralel
“Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sembarangan, sebab TUHAN akan memandang bersalah orang yang menyebut nama-Nya dengan sembarangan.”
Imamat 19:12
Sumpah palsu
“Janganlah kamu bersumpah dusta demi nama-Ku, supaya jangan engkau melanggar kekudusan nama Allahmu; Akulah TUHAN.”
Matius 5:33-37
Keseriusan bersumpah
“Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, ... tetapi biarkanlah perkataanmu, ya, jika ya, tidak, jika tidak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 5:11
✕ Sering dikira
Perintah ini hanya berarti jangan mengucapkan kata 'Tuhan' dengan sembarangan, seperti dalam kata umpatan.
✓ Yang sebenarnya
Ini mencakup lebih luas: menggunakan nama Allah untuk tujuan palsu, seperti sumpah palsu, manipulasi, atau klaim otoritas yang tidak benar.
✕ Sering dikira
Orang Kristen bisa mengabaikan perintah ini karena Yesus sudah mengajar untuk tidak bersumpah.
✓ Yang sebenarnya
Perintah ini tetap relevan; Yesus menekankan kejujuran dan keseriusan dalam berbicara, sehingga kita harus menghormati nama Allah dalam segala perkataan.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 5:11
Kita tidak hanya boleh menyebut nama Tuhan untuk hal-hal sepele atau kutukan. Sebaliknya, kita harus menggunakan nama-Nya untuk memuji dan bersyukur, serta menjaga perkataan kita untuk mencerminkan hormat kepada-Nya.
Ya Tuhan, ampunilah aku jika aku pernah menyalahgunakan nama-Mu; tolong aku untuk selalu menghormati nama-Mu dalam perkataanku. Amin.