Pengakuan di Tempat Kudus
Ulangan 26:13
Persembahan Sulung dan Pengakuan Iman
“Kamu harus berkata kepada TUHAN, Allahmu, “Aku sudah mengeluarkan persembahan kudus dari rumahku dan telah memberikannya kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim, dan para janda sesuai dengan perintah-Mu yang telah Kau berikan kepadaku. Aku tidak menentang perintah-Mu atau melupakannya.”Ulangan 26:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan haruslah engkau berkata di hadapan TUHAN, Allahmu: Telah kupindahkan persembahan kudus itu dari rumahku, juga telah kuberikan kepada orang Lewi, dan kepada orang asing, anak yatim dan kepada janda, tepat seperti perintah yang telah Kauberikan kepadaku. Tidak kulangkahi atau kulupakan sesuatu dari perintah-Mu itu.”Ulangan 26:13 · TB
Terjemahan Baru
“berkatalah kepada TUHAN Allahmu, 'Dari sepersepuluh hasil tanah yang harus dipersembahkan kepada-Mu, TUHAN, tidak sedikit pun tertinggal di rumah saya; semuanya sudah saya berikan kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim piatu dan janda, seperti yang diperintahkan TUHAN Allahku kepada saya. Dari perintah TUHAN tentang persembahan sepersepuluhan tak ada yang saya langgar.”Ulangan 26:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu pada tahun itu, ketika datang ke tempat penyembahan kepada TUHAN, berdoalah, ‘Ya TUHAN Allahku, sesuai perintah-Mu, aku sudah menyerahkan seluruh perpuluhan yang aku khususkan bagi-Mu kepada orang Lewi, para pendatang, anak yatim, serta janda. Tidak ada sisa perpuluhan yang aku tahan di rumahku. Aku tidak melanggar dan tidak melupakan satu pun perintah-Mu.”Ulangan 26:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then thou shalt say before the LORD thy God, I have brought away the hallowed things out of mine house, and also have given them unto the Levite, and unto the stranger, to the fatherless, and to the widow, according to all thy commandments which thou hast commanded me: I have not transgressed thy commandments, neither have I forgotten them:”Ulangan 26:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 26:13?
Ayat ini menggambarkan pengakuan umat Israel bahwa mereka telah setia memberikan persembahan persepuluhan kepada orang Lewi, orang asing, anak yatim, dan janda, sesuai perintah Tuhan. Ini adalah pernyataan ketaatan dan kesetiaan dalam memberkati mereka yang membutuhkan.
Latar belakang
Pengakuan di hadapan TUHAN
Dalam ritual persepuluhan tahun ketiga, orang Israel mengakui di hadapan TUHAN bahwa mereka telah memberikan persembahan kudus dengan benar. Mereka menyatakan tidak menentang perintah-Nya dan tidak melupakan apa yang diperintahkan.
Di mana
Yerusalem
Di depan mazbah di Bait Suci
Kapan
~1400 SM
Akhir pengembaraan di padang gurun
Yang berbicara
Orang Israel
Kepala keluarga yang membawa persembahan
Kepada
TUHAN Allah
Allah yang kudus dan setia
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
קֹדֶשׁ
qodesh · kudus
Sesuatu yang dikhususkan, dipisahkan bagi TUHAN.
נָתַן
natan · memberikannya
Tindakan memberi, menyerahkan dengan sengaja.
שָׁכַח
shakach · melupakannya
Lupa, mengabaikan, tidak mengingat lagi.
Kekudusan bukan sekadar label, tetapi diwujudkan dalam tindakan memberi dan mengingat perintah Allah. Melupakan berarti melanggar kekudusan.
Tahukah kamu
Persepuluhan untuk Kaum Marginal
Persepuluhan tahun ketiga dikhususkan untuk orang Lewi, orang asing, yatim, dan janda, menunjukkan perhatian sosial Allah yang sangat maju untuk zamannya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 26:13
Imamat 27:30
Persembahan kudus
“Demikian juga segala persembahan persepuluhan dari tanah, baik dari hasil tanah maupun dari buah pohon-pohonan, adalah milik TUHAN; itu adalah persembahan kudus bagi TUHAN.”
Ulangan 14:28-29
Tahun ketiga
“Pada akhir tiga tahun engkau harus mengeluarkan persembahan persepuluhan dari hasil tanahmu pada tahun itu dan menaruhnya di dalam kotamu.”
Mazmur 50:14
Membayar nazar
“Persembahkanlah syukur sebagai korban kepada Allah dan bayarlah nazarmu kepada Yang Mahatinggi!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 26:13
✕ Sering dikira
Menganggap persembahan kudus hanya soal ritual tanpa makna sosial.
✓ Yang sebenarnya
Ini justru menekankan pemberian kepada kelompok rentan sebagai bentuk kepatuhan.
✕ Sering dikira
Berpikir 'aku tidak melupakannya' berarti manusia tidak pernah lupa sama sekali.
✓ Yang sebenarnya
Ini pernyataan kesetiaan dalam melakukan perintah, bukan klaim tanpa cela.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 26:13
Kita bisa belajar untuk dengan jujur mengevaluasi apakah kita sudah setia dalam memberi bagi sesama yang membutuhkan. Melakukan kebaikan dengan tulus, tanpa pamer, adalah wujud ketaatan yang berkenan kepada Tuhan.
Tuhan, mampukan aku untuk setia dalam memberi dan berbagi kepada mereka yang membutuhkan, sebagai wujud ketaatanku kepada-Mu. Amin.