Panggilan Terakhir
Ulangan 25:8
Hukum tentang Keadilan dan Kekudusan
“Kemudian, para tua-tua kota harus memanggil orang itu dan berbicara dengan dia. Jika dia tetap pada pendiriannya dan berkata, “Aku tidak mau menikah dengan dia”,”Ulangan 25:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kemudian para tua-tua kotanya haruslah memanggil orang itu dan berbicara dengan dia. Jika ia tetap berpendirian dengan mengatakan: Aku tidak suka mengambil dia sebagai isteri--”Ulangan 25:8 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu para pemuka kota harus memanggil orang itu dan bicara dengan dia. Kalau ia tetap menolak,”Ulangan 25:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu para pemimpin kota harus memanggil laki-laki itu dan berbicara dengannya. Jika dia tetap bersikeras, ‘Saya tidak mau menikahi janda saudara saya,’”Ulangan 25:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then the elders of his city shall call him, and speak unto him: and if he stand to it, and say, I like not to take her;”Ulangan 25:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 25:8?
Para tua-tua kota akan memanggil dan berbicara dengan laki-laki yang menolak untuk menikahi janda saudaranya. Jika dia tetap bersikeras menolak, maka proses hukum dilanjutkan. Ini menunjukkan bahwa masalah ini dianggap serius dan memerlukan mediasi resmi untuk menyelesaikannya.
Latar belakang
Musyawarah Tua-tua
Setelah janda mengadu, para tua-tua memanggil laki-laki yang menolak itu untuk berbicara. Mereka berusaha membujuk dia secara pribadi. Jika dia tetap pada pendiriannya, proses hukum berlanjut dengan ritual yang memalukan.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi sungai Yordan, sebelum masuk ke Kanaan
Kapan
~1400 SM
Perjalanan di Padang Gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, ~120 tahun, pemberi hukum
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang baru keluar dari Mesir, menuju Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
עָמַד
amad · tetap
Berdiri teguh, bertahan pada pendirian
דָּבָר
davar · pendirian
Perkataan, hal, perkara; sering berarti keputusan
אָבָה
avah · mau
Bersedia, rela, atau ingin
Kata 'tetap' (amad) menggambarkan sikap berdiri keras. Ini menunjukkan bahwa menolak bukan hanya soal enggan, tetapi keputusan yang disengaja, yang kemudian diuji melalui dialog.
Tahukah kamu
Nasihat para tua-tua
Di Israel, nasihat para tua-tua sangat dihormati, hampir seperti keputusan pengadilan. Mereka tidak memaksa, tetapi tekanan sosial sangat kuat, dan menolak nasihat mereka bisa membawa aib.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 25:8
Matius 18:17
Proses disiplin bertahap
“Jika ia tidak mau mendengarkan mereka, sampaikanlah soalnya kepada jemaat; dan jika ia tidak mau juga mendengarkan jemaat, pandanglah dia sebagai seorang yang tidak mengenal Allah.”
Amsal 18:13
Pentingnya mendengar
“Jikalau seseorang menjawab sebelum mendengarkan, itulah kebodohan dan kecelakaannya.”
Yesaya 1:18
Tuhan mengajak berdialog
“Marilah, baiklah kita berperkara!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 25:8
✕ Sering dikira
Mengira para tua-tua menghakimi langsung tanpa memberi kesempatan.
✓ Yang sebenarnya
Mereka justru memanggil dan berbicara dulu, memberi ruang untuk berubah pikiran.
✕ Sering dikira
Mengira kata 'berbicara' hanya basa-basi.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah bagian dari proses hukum yang serius, dengan tujuan memulihkan tanggung jawab.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 25:8
Ketika kita menghadapi perselisihan, ada baiknya mencari bantuan dari pihak yang bijak dan netral untuk mendamaikan. Mengabaikan masalah atau menolak berkomunikasi hanya akan memperburuk keadaan.
Ya Tuhan, berikanlah aku kerendahan hati untuk menerima nasihat dan mempertimbangkan kepentingan orang lain, tidak hanya kehendakku sendiri. Amin.