Jangan Lupa Amalek

Ulangan 25:17

Perintah untuk Mengingat Amalek

Ingatlah yang orang Amalek perbuat kepadamu ketika kamu keluar dari Mesir.

Ulangan 25:17 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 25:17?

Ulangan 25:17 mengingatkan bangsa Israel tentang perbuatan orang Amalek ketika mereka keluar dari Mesir. Orang Amalek menyerang orang-orang yang lemah dan letih yang tertinggal di belakang, tanpa rasa takut akan Tuhan. Ini menjadi pengingat untuk tidak melupakan bagaimana mereka memperlakukan umat Tuhan.

Latar belakang

Mengenang perbuatan keji Amalek

Musa memerintahkan Israel untuk mengingat bagaimana orang Amalek menyerang mereka secara licik di padang gurun, menyerang orang-orang yang lemah di belakang. Ini adalah perintah untuk tidak melupakan kejahatan mereka, yang menjadi alasan untuk tindakan selanjutnya di ayat 19.

Di mana

Dataran Moab

Di perkemahan Israel, di seberang Yordan

Kapan

~1406 SM

Sebelum memasuki Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Keluaran dari Mesir
Perintah memusnahkan Amalek
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, ~120 tahun, yang mengingatkan sejarah kelam

O

Kepada

Orang Israel

Umat yang sedang bersiap memasuki Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

זָכוֹר

zakor · ingatlah

Mengingat dengan sungguh-sungguh dan terus-menerus.

עֲמָלֵק

Amalek · Amalek

Keturunan Esau, musuh besar Israel yang mewakili kejahatan.

יָרֵא

yare · takut

Rasa hormat yang dalam, takut akan Tuhan.

Ketiga kata ini menunjukkan bahwa 'mengingat' bukan sekadar nostalgia, tetapi melibatkan kesadaran moral bahwa orang yang tidak takut Allah berani berbuat jahat. Israel harus mengingat untuk bertindak.

Tahukah kamu

Serangan mendadak

Serangan Amalek terjadi di Rafidim (Keluaran 17), saat Israel baru keluar dari Mesir. Mereka menargetkan orang-orang yang lelah dan tertinggal, bukan sebagai peperangan yang terbuka.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 25:17

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 25:17

✕  Sering dikira

Dianggap bahwa Allah membenci orang Amalek secara etnis.

✓  Yang sebenarnya

Yang dibenci adalah perbuatan mereka yang keji dan tidak takut Allah, bukan sekadar etnis.

✕  Sering dikira

Perintah ini dianggap sebagai panggilan untuk membalas dendam pribadi.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perintah Tuhan untuk menjalankan keadilan, bukan dendam pribadi.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 25:17

Mengingat kebaikan Tuhan dan pertolongan-Nya di masa lalu itu penting, begitu juga mengingat perlakuan buruk orang lain bisa membuat kita selaras dengan rencana Tuhan. Kita tidak boleh melupakan sejarah, tetapi juga kita harus waspada terhadap orang yang memanfaatkan kelemahan kita.

Tuhan, terima kasih atas perlindungan-Mu di masa lalu. Aku mau mengingat semua perbuatan-Mu dan tidak melupakan bagaimana Engkau selalu setia. Amin.