Pengecualian untuk Orang Asing
Ulangan 23:20
Kekudusan dan Kemurahan dalam Komunitas
“Kamu boleh membungakan kepada orang asing, tetapi kepada saudaramu janganlah kamu membebankan bunga. Dengan demikian, TUHAN, Allahmu, akan memberkatimu dalam segala sesuatu yang kamu kerjakan di negeri yang kamu masuki untuk kamu miliki.”Ulangan 23:20 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari orang asing boleh engkau memungut bunga, tetapi dari saudaramu Ulangan 23.21–25 122 janganlah engkau memungut bunga-- supaya TUHAN, Allahmu, memberkati engkau dalam segala usahamu di negeri yang engkau masuki untuk mendudukinya."”Ulangan 23:20 · TB
Terjemahan Baru
“(23:19)”Ulangan 23:20 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kamu boleh menagih bunga apabila meminjamkan uang kepada pendatang yang tinggal di daerahmu, tetapi kepada orang Israel jangan meminjamkan dengan bunga. Taatilah peraturan ini supaya TUHAN memberkati kalian dalam segala usahamu di negeri yang sebentar lagi kalian duduki.”Ulangan 23:20 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Unto a stranger thou mayest lend upon usury; but unto thy brother thou shalt not lend upon usury: that the LORD thy God may bless thee in all that thou settest thine hand to in the land whither thou goest to possess it.”Ulangan 23:20 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 23:20?
Ayat ini mengizinkan orang Israel untuk membungakan uang kepada orang asing, tetapi melarang membungakan kepada sesama orang Israel. Tujuannya adalah untuk membedakan hubungan internal yang berdasarkan kasih dan solidaritas, sementara transaksi dengan orang asing mengikuti praktik umum perdagangan. Dengan menaati aturan ini, Tuhan berjanji memberkati mereka dalam segala usaha di tanah yang mereka diami.
Latar belakang
Perbedaan Perlakuan Bunga
Musa menjelaskan bahwa larangan bunga hanya untuk sesama Israel, tetapi orang asing boleh dikenakan bunga. Tujuannya agar berkat Tuhan mengalir atas semua pekerjaan tangan mereka di tanah yang akan mereka duduki.
Di mana
Dataran Moab
Di tepi Sungai Yordan, sebelum masuk ke tanah perjanjian
Kapan
~1406 SM
Pembentukan hukum Taurat di padang gurun
Yang berbicara
Musa
Pemimpin Israel, pemberi hukum, ~120 tahun
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang baru saja keluar dari Mesir, dalam perjalanan ke Kanaan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נָכְרִי
nokhri · orang asing
orang asing, bukan dari bangsa Israel
נֶשֶׁךְ
neshek · bunga
bunga (dari akar 'menggigit')
בָּרַךְ
barak · memberkatimu
memberkati, mendoakan berkat
Kata 'nokhri' (orang asing) menunjukkan bahwa aturan ini tidak universal, tetapi terikat pada identitas perjanjian. Tujuan akhir adalah 'barak' (berkat), yang bergantung pada ketaatan pada hukum ini.
Tahukah kamu
Makna Ekonomi dalam Konteks Kuno
Dalam ekonomi agraris, bunga sering menjadi alat penindasan terhadap petani miskin; dengan membolehkan bunga kepada orang asing, Israel tetap bisa berinteraksi secara ekonomi dengan bangsa lain tanpa merusak solidaritas internal.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 23:20
Ulangan 15:6
Berkat atas ketaatan
“Sebab TUHAN, Allahmu, akan memberkati engkau seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, sehingga engkau akan memberi pinjaman kepada banyak bangsa, tetapi engkau sendiri tidak akan meminjam.”
Amsal 28:8
Kritik terhadap bunga
“Orang yang menambah hartanya dengan bunga dan riba, mengumpulkannya bagi orang yang mengasihani orang miskin.”
Yehezkiel 18:13
Bunga sebagai dosa
“Memungut bunga uang dan mengambil riba, masakan ia hidup? Ia tidak akan hidup...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 23:20
✕ Sering dikira
Israel boleh memeras orang asing dengan bunga tinggi.
✓ Yang sebenarnya
Boleh memungut bunga, tetapi tidak berarti boleh menindas; ada batas kewajaran dan moral.
✕ Sering dikira
Berkat hanya datang jika kita menerapkan aturan bunga ini dengan tepat.
✓ Yang sebenarnya
Berkat datang dari ketaatan pada hukum secara keseluruhan, bukan hanya satu aturan ini.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 23:20
Kita bisa belajar untuk membedakan konteks dan prinsip dalam hubungan finansial. Dalam komunitas iman, kita dipanggil untuk saling mendukung tanpa pamrih, sementara dalam bisnis dengan pihak luar bisa menerapkan aturan umum. Penting untuk tidak serakah dan tetap menjaga integritas, serta mengingat bahwa berkat Tuhan datang dari ketaatan dan kasih, bukan dari mengeksploitasi orang lain.
Ya Tuhan, tolong aku untuk mengelola keuangan dengan bijak dan adil, serta mengutamakan kasih dalam setiap hubungan. Amin.