Anak keras kepala di hadapan tua-tua
Ulangan 21:19
Hukum tentang pembunuhan, tawanan, dan anak durhaka
PerikopAnak yang Tidak Patuh · Ulangan 21:18-21 →“Ayah dan ibunya harus menangkapnya dan membawanya kepada para tua-tua kota di pintu gerbang kota.”Ulangan 21:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“maka haruslah ayahnya dan ibunya memegang dia dan membawa dia keluar Ulangan 21.20–22.1 112 kepada para tua-tua kotanya di pintu gerbang tempat kediamannya,”Ulangan 21:19 · TB
Terjemahan Baru
“Maka orang tuanya harus membawa dia kepada para pemuka kota tempat mereka tinggal dan minta supaya anak itu diadili.”Ulangan 21:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“maka orangtuanya harus membawa dia kepada sidang para pemimpin kota mereka”Ulangan 21:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then shall his father and his mother lay hold on him, and bring him out unto the elders of his city, and unto the gate of his place;”Ulangan 21:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ulangan 21:19?
Ayat ini mengatur tentang anak laki-laki yang keras kepala dan memberontak, yang tidak mau mendengarkan teguran orang tuanya. Orang tua harus membawanya ke tua-tua kota untuk diadili secara resmi. Ini menunjukkan pentingnya disiplin dan tanggung jawab orang tua dalam mendidik anak.
Latar belakang
Menghadapi anak yang memberontak
Jika seorang anak laki-laki keras kepala dan tidak mau patuh, bahkan setelah dihukum, orang tuanya harus membawanya ke para tua-tua di gerbang kota. Di sana mereka menyampaikan tuduhan formal terhadap anak mereka di hadapan pemimpin kota.
Di mana
Gerbang kota
Di pintu gerbang, tempat pengadilan publik
Kapan
~1400 SM
Hukum Taurat
Yang berbicara
Orang tua si anak
Ayah dan ibu yang membawa anak mereka ke pengadilan
Kepada
Para tua-tua kota
Pemimpin sipil dan hakim di gerbang kota
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סוֹרֵר
sorer · keras kepala
Pemberontak, keras kepala, tidak mau dituntun
מֹרֶה
moreh · pemberontak
Orang yang menolak otoritas, tidak patuh
זָקֵן
zaqen · tua-tua
Orang tua yang bijaksana, pemimpin masyarakat
Kata 'sorer' dan 'moreh' menunjukkan sikap yang menolak otoritas orang tua, dan ini dibawa ke hadapan para tua-tua yang mewakili otoritas masyarakat. Ini menekankan bahwa kedurhakaan anak bukan hanya masalah keluarga, tapi juga komunitas.
Tahukah kamu
Gerbang kota bukan sekadar pintu masuk
Di zaman Alkitab, gerbang kota adalah pusat kegiatan hukum dan sosial. Para tua-tua duduk di sana untuk mengadili perkara, dan transaksi bisnis juga dilakukan di tempat itu.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 21:19
Amsal 30:17
mengejek orang tua
“Mata orang yang mengolok-olok ayahnya dan menolak untuk taat kepada ibunya akan dipatuk burung gagak lembah.”
Keluaran 21:17
hukuman berat
“Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati.”
Ulangan 27:16
kutukan
“Terkutuklah orang yang menganggap rendah ayahnya atau ibunya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ulangan 21:19
✕ Sering dikira
Menganggap orang tua bisa main hakim sendiri dan langsung membunuh anaknya.
✓ Yang sebenarnya
Prosedur hukum harus diikuti: anak dibawa ke tua-tua kota, dan hukuman dijatuhkan oleh seluruh masyarakat, bukan oleh orang tua.
✕ Sering dikira
Mengira semua anak yang nakal harus dihukum mati.
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah kasus ekstrem untuk anak yang terus-menerus memberontak dan merusak moral, bukan untuk pelanggaran ringan. Itu adalah proteksi terhadap kejahatan yang lebih besar.
Renungan
Renungan Singkat Ulangan 21:19
Kita perlu menanamkan nilai-nilai ketaatan sejak dini dengan kasih dan ketegasan. Jika ada anak yang bermasalah, jangan ragu mencari bantuan dari pihak yang lebih bijak.
Tuhan, berikanlah hikmat kepada orang tua dalam mendidik anak-anak mereka agar bertumbuh dalam ketaatan dan hormat. Amin.